TribunTimur/

19 Petahana Tumbang di Pilkades Serentak se-Bantaeng

Sedangkan calon yang mengalahkan petahana di 19 desa dimaksud, didominasi oleh aktivis pemberdayaan masyarakat

19 Petahana Tumbang di Pilkades Serentak se-Bantaeng
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Suasana pilkades serentak di Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - 19 petahana tumbang pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bantaeng, Rabu 11 Oktober 2017.

Informasi yang dihimpun TribunBantaeng.com, hanya ada enam petahana yang terpilih kembali dari 25 petahana yang ikut bertarung.

Yang terpilih lagi, yaitu M Nawir (Desa Bonto Daeng), Sampara (Bonto Bulaeng), Haji Ramli (Bonto Maccini), Abd Razak (Pa'bentengang), Harun (Lumpangang) dan Amiruddin (Balumbung).

Sedangkan calon yang mengalahkan petahana di 19 desa dimaksud, didominasi oleh aktivis pemberdayaan masyarakat dengan usia yang terbilang relatif muda.

Saat ditanya tentang banyaknya petahana yang tumbang, Kadis PMDPPPA Bantaeng, Chaeruddin Arsyad menganggap bahwa hasil tersebut adalah keinginan masyarakat.

"Itulah pilihan masyarakat," ujarnya.

Pilkades serentak di Bantaeng menggunakan metode e-Voting, dengan menyiapkan tiga unit komputer pada tiap desa dan didampingi dua orang tim tehnis.

Hanya saja, masih banyak warga yang terlihat kesulitan mengoperasikan perangkat tersebut, ditambah perangkat mengalami kendala saat proses pemungutan suara.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help