TribunTimur/

Siswa Belajar di Musala Berdinding Papan, SMK di Enrekang Ini Butuh Bantuan

Pasalnya, para siswanya harus belajar di musala lantaran bangunan sekolahnya belum ada.

Siswa Belajar di Musala Berdinding Papan, SMK di Enrekang Ini Butuh Bantuan
Muh Azis Albar/TribunEnrekang.com
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Cece di Desa Sumillan, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, butuh uluran tangan para dermawan. 

TRIBUNENREKANG.COM, ALLA - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Cece di Desa Sumillan, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, butuh uluran tangan para dermawan.

Pasalnya, para siswanya harus belajar di musala lantaran bangunan sekolahnya belum ada.

SMK Muhammadiyah Cece memang merupakan sekolah baru, yang tahun ini berhasil menjaring dan menerima siswa baru sebanyak 20 siswa.

Sekolah ini juga digadang-gadang akan menjadi cikal bakal rintisan pesantren Muhammadiyah pertama di Kabupaten Enrekang.

Menurut salah satu pendiri SMK Muhammadiyah, Baharuddin, pihaknya telah mengupayakan bantuan gedung dari Dirjen pembinaan SMK kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun lalu.

Hanya saja, ada prasyarat yang belum terpenuhi, yaitu sertifikat tanah belum selesai sehingga bantuan gedung belum juga turun dari pusat.

"Kita sudah terlanjur menerima siswa baru tahun ini, jadi tidak mungkin ditelantarkan, karena itu kami berupaya melayani pembelajaran mereka seadanya di musala," kata Baharuddin kepada TribunEnrekang.com, Rabu (11/10/2017).

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya berencana membangun ruang belajar sederhana.

"Tanahnya sudah diratakan, kayu dan bahan bangunan juga sudah siap, tinggal bahan atap, dan lantai, serta sewa tukang saja," ujarnya.

Meski masih dalam keterbatasan, pihaknya punya optimisme begitu besar menjadikan SMK ini nanti akan berintegrasi dengan Pesantren Muhammadiyah.

Olehnya itu, Ia berharap bantuan pemerintah dan para dermawan membantu mempersiapkan gedung darurat sementara untuk sekolah tersebu

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help