TribunTimur/

Putra Sekretaris Golkar Jeneponto Dipulangkan Polisi, Ini Alasannya

Polisi akan segera memulangkan keduanya ke pihak orangtua masing-masing.

Putra Sekretaris Golkar Jeneponto Dipulangkan Polisi, Ini Alasannya
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Satnarkoba Polres Jeneponto enggan menyebut jenis obat yang dibawa dua pelajar SMA berinisial SSP (18) dan AS (17) yang diciduk di halaman sekolahnya, Kecamatan Binamu, Rabu (11/10/2017).

"Kita belum tahu jenis obatnya masuk daftar G atau bukan, kalau dikatakan tramadol bukan juga dan kalau masuk daftar G saya tahu itu masuk daftar G," kata Kasat Narkoba Polres Jeneponto AKP Hambali ditemui di ruangannya.

Pihaknya juga mengaku tidak akan memproses hukum keduanya dengan alasan masih di bawah umur.

"Saya tidak proses ini, kalau diproses itu kan sudah cukup bukti bahwa ini jelas daftar G toh, kalau daftar G itu obat terlarang jadi kita pakai Undang-undang Kesehatan, ini kan belum saya tahu apakah ini daftar G atau bukan," ujar Hambali.

Baca: BREAKING NEWS: Putra Sekretaris Golkar Jeneponto Diciduk Satnarkoba

Polisi akan segera memulangkan keduanya ke pihak orangtua masing-masing.

"Saya akan buatkan surat pernyataan, pembinaan karena ini masih di bawah umur," tutur Hambali yang baru menjabat Kasat Narkoba Polres Jeneponto per 30 September bulan lalu itu.

Sebelumnya, penangkaan kedua remaja warga Kelurahan Empoang Kota, Kecamatan Binamu, itu berdasarkan laporan sekolah terkait kepemilikan obat diduga terlarang.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help