TribunTimur/
Home »

Bisnis

» Mikro

Pengguna Unik di Tol Makassar Sudah 34%

transaksi tol non tunai atau Uang Elektronik (Unik) diharapkan dapat diterapkan 100% pada seluruh ruas jalan tol di Indonesia, 31 Oktober 2017.

Pengguna Unik di Tol Makassar Sudah 34%
TRIBUN TIMUR/MUH ABDIWAN
Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bersama pihak perbankan melakukan Sosialisasi penggunaan uang elektronik (Unik) di gerbang Galuku Bodoa lurusan Jl AP Pettarani Makassar Jumat (22/9). Mulai Oktober 2017, pemerintah akan memberlakukan sistem transaksi non-tunai di seluruh gerbang tol demi mengurangi kemacetan sebagai imbas dari transaksi di pintu tol. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Berdasarkan Kepmen PUPR, No:16/PRT/M/2017 tentang transaksi tol non tunai di jalan tol atau Uang Elektronik (Unik) diharapkan dapat diterapkan 100% pada seluruh ruas jalan tol di Indonesia Pada 31 Oktober 2017.

Di Tol Makassar, proses sosialisasi dilaksanakan sejak beberapa bulan lalu, dan sejak pertengahan September dilakukan pentahapan pengguaan Unik di Jalan Tol Makassar, dengan memberlakukan masing-masing satu gardu tol hanya Menerima Unik pada semua gerbang tol.

Direktur Teknik dan Operasi PT JTSE dan PT Bosowa Marga Nusantara, Ismail Malliungan yang dihubungi via WhatsApp, Rabu (11/10/2017) menuturkan, pentahapan ini dilanjutkan menjadi dua gardu tol pada gerbang tol yang memiliki banyak gardu tol.

Sejak awal Oktober pentahapan ditingkatkan menjadi Gardu Tol Otomatis (GTO) dimana kartu Unik di tap sendiri oleh Pengendara.

"Saat ini sudah terpasang GTO di Gerbang Tol Biringkanaya, Gerbang Tol Tamalanrea, Gerbang Tol Parangloe. Dan akan terpasang enam GTO lainnya akan dipasang hingga 16 Oktober nanti," ujar lelaki berkacamata itu.

Untuk mencapai penggunaan Unik 100% pada 31 Oktober, masing-masing ruas tol akan menerapkan secara bertahap ditargetkan dapat diterapkan 100% pada 16 Oktober.

"Saat ini masih 34 persen, makanya proses sosialisasi yang sedang dilaksanakan di Jalan Tol Makassar, membutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, terutama masyarakat pengguna jalan tol, dengan segera beralih menggunakan Unik," katanya.

Penjualan Unik yang dilakukan pihak perbankan penyedia kartu, merupakan upaya dari bank dan pengelola jalan tol untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kartu Unik perdana, yang selanjutnya dapat dipakai untuk langsung transaksi.

Masyarakat pengguna jalan Tol Dapat memilih kartu Unik dari 5 Bank Penyedia Unik dari BCA (Flazz), BNI (Tap Cash), BRI (Brizzi), Bank Mandiri (E-Money dan E-Toll), dan BTN (BLink). (cr2)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help