TribunTimur/

Tribun Millennial

Millennial: Ini Tips Atasi Nyeri Haid Menurut Zhafirah Nur

Mahasiswi Teknik Unhas ini punya saran khusus lho buat kalian agar tetap beraktifitas seperti biasanya saat menstruasi.

Millennial: Ini Tips Atasi Nyeri Haid Menurut Zhafirah Nur
HANDOVER
Mahasiswi Teknik Unhas, Zhafirah Nur Afifah Dachrin 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Menstruasi atau haid adalah hal yang tidak bisa dihindari perempuan.

Begitu pun efek sakit yang ditimbulkan saat menstruasi.

Darah yang diluruhkan saat menstruasi disebabkan tidak terjadinya pembuahan.

Dikutip dari hellosehat.com, siklus bulanan ini dapat membuat suasana hati menjadi kacau, sakit perut, lesu dan hal lainnya disebabkan perubahan hormon estrogen pada perempuan.

Nah, sebagai seorang perempuan, Mahasiswi Teknik Unhas, Zhafirah Nur Afifah Dachrin, punya saran khusus lho buat kalian agar tetap beraktifitas seperti biasanya saat menstruasi.

"Bagusnya saat lagi haid itu sebaiknya lebih banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Karena saat sedang haid kita itu kehilangan banyak darah sehingga bisa beresiko untuk terkena anemia, sehingga aktifitas kita malah terganggu," kata perempuan kelahiran Makassar 18 Oktober 1999 ini pada tribun-timur.com, Rabu (11/10/2017).

Menurutnya, sayur dan buah dapat mencegah masalah pencernaan yang biasa muncul saat menstruasi.

Anak dari pasangan pak Muh. Dachrin dan Feizarina ini menambahkan, saat ia tengah haid selalu saja ingin ngemil macam-macam.

"Terkadang juga saat saya sedang haid muncul mood untuk ngemil makanan yang manis seperti coklat dan cemilan manis lainnya. Namun saya tetap mengontrol hal-hal yang menurut saya pantang untuk dikonsumsi saat lagi haid," jawab perempuan yang bercita-cita jadi Arsitek ini.

Zhafira menambahkan, sebaiknya saat menstruasi, perempuan harus bisa mengontrol makannya.

"Kita harus bisa mengontrol makanan kita, jangan sampai justru membawa pengaruh buruk, misalnya perut makin nyeri dan lain sebagainya," lanjutnya.

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help