TribunTimur/

PSM Makassar

Empat Eks Pemain PSM Ikuti Kursus Pelatih A AFC di Depok, Ini Nama-Namanya

Bila pelatih telah mengantongi lisensi A AFC, ia dapat melatih klub yang berlaga liga profesional di Indonesia.

Empat Eks Pemain PSM Ikuti Kursus Pelatih A AFC di Depok, Ini Nama-Namanya
dok/tribuntimur/handover
Ponaryo Astaman 

Laporan Wartawan Tribun TImur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - PSSI kembali menggelar kursus pelatih A AFC fase kedua di Nirwana Sawangan Park, Depok, Jawa Barat. Ini merupakan kursus lanjutan dari kursus sebelumnya yang digelar tanggal 21 Agustus hingga 2 September 2017.

Di mana 23 pelatih ikut ambil bagian lagi dalam kursus ini, termasuk diikuti pula oleh empat mantan pemain PSM di antaranya Tony Ho, Kurniawan Dwi Julianto, Yeyen Tumena dan eks kapten tim nasional Ponaryo Astaman.

Dari rilis yang dikirim PSSI, kursus kali ini bertema Supporting Science alias sains penopang.

Kursus dibuka mulai awal pekan ini. Langsung diinstrukturi oleh Sutan Harhara dan Fakhri Husaini sebagai asisten instrukturnya.

Direncanakan akan berakhir di hari Jumat (13/10/2017) besok lusa. Untuk materi sendiri diberikan dua sesi, yakni teori di dalam kelas dan praktek langsung di lapangan, setiap hari kursus dimulai pukul 09.00 dan ditutup pukul 18.00 WIB.

Sang instruktur, Sutan Harharah mengatakan bahwa kursus A AFC ini awal yang sangat baik, karena terakhir kali kursus A AFC ini dilakukan di Indonesia adalah di tahun 2009. Itu artinya sudah 8 tahun Indonesia tidak mendapatkan bagian untuk menelurkan pelatih berlisensi A AFC.

“Start kursus kali ini bagus, pelatih yang ikut kursus sangat bersemangat dan juga fit. Kursus ini merupakan lanjutan dari kursus sebelumnya. Namun bertema Supporting Science dimana ilmu pengetahuan pendukung dalam melatih sangat diperlukan. Kemudian nanti ada dua modul lain yang nantinya agar tercapai kualitas yang bagus untuk para pelatih,” kata Sutan seperti dikutip dari rilis yang dikirim oleh PSSI, Rabu (11/10/2017).

Danurwindo, Direktur Teknik PSSI juga turut hadir dalam kursus ini, ia datang bersama dua pelatih tim nasional senior Eduardo Perez dan Miguel Gandia.

Menurut Danur, kursus ini penting dilakukan supaya sepakbola Indonesia tidak ketinggalan dengan negara-negara lain.

Seperti di ketahui, bila pelatih telah mengantongi lisensi A AFC, ia dapat melatih klub yang berlaga liga profesional di Indonesia.

Berikut daftar ke-23 peserta kursus Lisensi Kepelatihan A AFC Sawangan:

1. Mahruzar Nasution, PSMS
2. Francis Wewengkang, Sriwijaya FC
3. Yusuf Ekodono, Madura United
4. I Putu Gede, Persibo
5. Nazal Mustofa, Persibas
6. Heriansyah, Kalimantan Timur
7. Tony Ho, Sulawesi Selatan
8. Alexander Saununu
9. Akhyar Ilyas, Persiraja
10. Yunan Helmi, Barito Putera
11. Nova Arianto, Lampung Sakti
12. Seto Nurdiantoro, PSS
13. Salahuddin, Perssu Sumenep
14. Herrie Setiawan, Persib Bandung
15. Eko Purjianto, Bali United
16. Philep Hansen Maramis, Riau
17. Elly Idris, Banten
18. Ponaryo Astaman, Borneo FC
19. Kurniawan Dwi Yulianto
20. Yeyen Tumena, DKI Jakarta
21. Firmansyah, Jawa Barat
22. Khusaeri, Gresik United
23. Suprianto, Sumatera Barat

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help