TribunTimur/
Home »

Maros

Aksi Protes untuk PT Menara di Simpang Lima Berujung Ricuh, Ini Penyebabnya

Ratusan massa yang bergabung dengan Gerakan Buruh Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (GBPMN) berunjuk rasa di simpang lima Bandara

Aksi Protes untuk PT Menara di Simpang Lima Berujung Ricuh, Ini Penyebabnya
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Ratusan massa yang bergabung dengan Gerakan Buruh Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (GBPMN) berunjuk rasa di simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, di Mandai Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR, MAKASSAR - Ratusan massa yang bergabung dengan Gerakan Buruh Pemuda dan Mahasiswa Nusantara (GBPMN) berunjuk rasa di simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, di Mandai Maros, Rabu (11/10/2017)

Hanya saja aksi protes terhadap PT Menara milik Angkasa Pura tersebut berujung ricuh. Kericuhan dipicu karena petugas kepolisian menghalangi dan membubarkan massa.

Koordinator aksi, Riswanda mengatakan, unjuk rasa rencananya digelar di kantor Angkasa Pura I dan kantor PT Menara Angkasa Semesta di kompleks Bandara Lama.

Namun, sebelum sampai ke tujuan, massa dicegat di simpang lima. Hal ini membuat massa naik pitam dan terjadi aksi saling dorong dengan polisi.

"Sebenarnya kami ingin aksi di kantor PT Menara dan Angkasa Pura. Tapi sebelum sampai, kami dihalangi dan disuruh berbalik arah. Polisi jelas menghalang-halangi aksi kami," kata Riswanda.

Riswanda melanjutkan, aksi tersebut dilakukan lantaran pihak PT Menara belum mau menerima kembali 12 karyawan yang telah pecat enam bulan lalu.

Pemecatan dilakukan PT Menara karena buruhnya membentuk serikat pekerja di perusahaannya. Kasus tersebut sudah ditangani Disnaker Provinsi. Hasilnya, 12 buruh dibolehkan untuk kembali bekerja.

"Perusahaan tidak menunjukkan niat baiknya padahal sudah ada keputusan dari Disnaker Provinsi. Para pekerja dibolehkan untuk kembali bekerja. Tapi perusahaan tidak mau lagi," katanya.

Unjuk rasa tersebut berkakhir setelah ratusan petugas kepolisian berhasil mengarahkan pengunjuk rasa berbalik arah.

Massa sempat berorasi selama 30 menit di area simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help