TribunTimur/

Kopertis IX Berduka, Prof Guntur Yusuf, Guru Besar di Kampus UIM Meninggal Dunia

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Jl. Daeng Tata, Kompleks Hartako Indah Blok 3 U, No. 10 Makassar

Kopertis IX Berduka, Prof Guntur Yusuf, Guru Besar di Kampus UIM Meninggal Dunia
HANDOVER
Guru Besar Kopertis IX bidang mikrobiologi, Prof Dr H Guntur Yusuf MS 

Laporan Wartawan Tribun Timur: Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IX Sulawesi berduka. 

Salah seorang Guru Besar Kopertis IX bidang mikrobiologi, Prof Dr H Guntur Yusuf MS meninggal dunia di Makassar, Senin sore (9/10/2017) sekitar 17.00 Wita.

Dikutip dari rilis Humas Kopertis, almarhum sehari-hari adalah Dosen Dipekerjakan Kopertis (DPK) di Universitas Islam Makassar (UIM). Almarhum diberi amanah menjadi Dekan Fakultas MIPA UIM.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Jl. Daeng Tata, Kompleks Hartako Indah Blok 3 U, No. 10 Makassar dan dikuburkan, Selasa (10/10/2017) siang tadi.

Sejak berita duka menyebar handai tolan dan kerabatnya berdatangan ke rumah duka. Termasuk semalam, Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr Ir Andi Niartiningsih, MP turut melayat.

Berita kematiannya  membuat beberapa kerabat dan sesama DPK kaget, salah seorang di antaranya Wakil Rektor III, Universitas Dayanu Iksanuddin (Unidayan) Buton, Dr H Andi Tenri Mahmud, M.Si.

Andi Tenri kaget mendengar kabar tersebut. Menurutnya, sosok Prof Guntur termasuk salah seorang tenaga ahli dan pengembangan SDM Kopertis IX.

Wakil Dekan III Fakultas Hukum UMI Makassar, Dr H Kamal Hidjaz, SH, MH, almarhum termasuk bersahaja dan sangat baik. Semua orang disapa, sudah lama saya kenal dan sering satu tim dalam kegiatan di Kopertis IX.

Dosen Akper Bethesda Tomohon Sulut,  Ns. Meilita Engguna, S.Kep, M.Kep mengatakan, sejak pertemuan 2011 di kampusnya selaku nara sumber dalam workshop, orangnya cerdas, low profile dan mudah akrab dan berbaur dengan civitas akademika kampus.

Dosen DPK di UPRI Makassar, Dr. Misliah, M.Pd mengatakan sangat kaget menerima kabar kematiannya, 2 Oktober 2017 ketemu di kampus Unhas Tamalanrea dan lama ngobrol dan tiada tanda-tanda waktu itu untuk dipanggil menghadap kepada Allah SWT, katanya.

Guntur Yusuf, lahir di Belopa, 12 Oktober 1954. S1 Pendidikan Biologi IKIP 1981. S2 Lingkungan Hidup PPs Unhas 1992. S3 Sumber Daya Alam dan Lingkungan PPs IPB 2001. Pemberian Guru Besar Ilmu Mikorobiologi 2009.

Kariernya, pernah Pudir III AIGI- YPAG Makassar 1993-1997.  Wakil Dekan Fak MIPA UIM 2003-2004. PR IV UIM 2004-2005. PR I UIM 2005-2007.

Pernah sebagai Ketua UPSDM Kopertis Wil IX Sulawesi.  Penatar PEKERTI, AA, Penulisan Artikel Ilmiah. Juga sebagai Dosen penguji dan pembimbing mahasiswa S2 dan S3 di PPs Unhas.

Almarhum mninggalkan isteri : Dra Hj. Rostina Ruslan dan anak-anak;  Silfana Safitri Guntur, SKH, Yuzardi Guntur dan Triwahyudi Guntur. (*)

Penulis: Arif Fuddin Usman
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help