TribunTimur/

DPRD Parepare Tolak Anggaran Pembangunan RS Pendidikan Ainun-Habibie

Rumah sakit yang dibangun melalui DAK APBN ini terhenti setelah berdiri kerangka bangunan dan sudah menelan anggaran sekitar Rp 60 miliar.

DPRD Parepare Tolak Anggaran Pembangunan RS Pendidikan Ainun-Habibie
int
www.tribun-timur.com 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM,PAREPARE- Pembangunan Rumah Sakit Tipe B Plus Pendidikan Ainun-Habibie yang berada di Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat terhenti, Selama tahun anggaran 2017.

Rumah sakit yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN ini terhenti setelah berdiri kerangka bangunan dan sudah menelan anggaran sekitar Rp 60 miliar.

Belakangan rumah sakit yang sudah dibangun menggunakan APBN 2015 dan 2016 ini mulai diajukan Penganggaran lewat APBD Kota Parepare.

Dinas Kesehatan mengajukan pembangunan pagar lewat APBD Perubahan 2017.

Hanya saja, DPRD Parepare tidak menyetujui dan mencoret pengajuan pembangunan pagar rumah sakit yang bangunan masih berbentuk kerangka berlantai tujuh tersebut.

Menurut anggota Komisi II DPRD Parepare, Taufan Armas, Selasa (10/10/2017)pengajuan anggarannya tidak logis.

"Ini terkesan mengada-ada,"ujar legislator Gerindra ini.

Ia menambahkan, ada beberapa item pengajuan Dinas Kesehatan yang dicoret karena alasan tidak logis dan tidak pro rakyat.

Seperti pembangunan Puskesmas baru di Kelurahan Lompoe, pengadaan Alkes Puskemas di Lompoe dan pagar RS Tipe B Plus Pendidikan Parepare yang total anggarannya mencapai Rp 45 miliar.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help