TribunTimur/
Home »

Wajo

Anaknya Dianiaya Oknum Guru, Baso Ngamuk di DPRD Wajo

Baso juga meminta salah satu guru SMPN 2 Penrang bernama Marhana untuk turut dicopot.

Anaknya Dianiaya Oknum Guru, Baso Ngamuk di DPRD Wajo
st hamdana/tribunwajo.com
Siswa SMPN 2 Penrang, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, Risal (tengah) didampingi kedua orang tuanya saat mengadu di DPRD Wajo, Selasa (10/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TANASITOLO - Baso Rustam, Warga Kelurahan Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, mengadu ke DPRD karena anaknya bernama Risal diduga dianiaya oknum guru SDN 306 Lawesso.

Guru yang diketahui bernama Ningsih itu merupakan ibu dari teman sekolah anaknya di SMPN 2 Penrang, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, Sulsel.

Menurut Baso, Ningsih datang ke SMPN 2 Penrang untuk memukul Risal. "Anak saya (Risal) dan anak Ningsih (Arya) memang tersangkut kasus tuduhan dugaan pencurian gabah sebelum hari pemukulan. Atas alasan itu, Ningsih datang memukul Risal di sekolah," tutur Baso, Selasa (10/10/2017).

"Tapi kenapa anak saya dipukul di bagian kepala, itu bukan lagi bentuk pendidikan," lanjut Baso sambil memukul meja yang ada di depannya.

Di hadapan Anggota DPRD Komisi IV dan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo, Baso meminta oknum guru tersebut dicopot dari jabatannya.

Selain meminta pencopotan Ningsih, Baso juga meminta salah satu guru SMPN 2 Penrang bernama Marhana untuk turut dicopot.

"Harusnya sebagai guru, Marhana melindungi siswanya. Ini malah dia yang panggil Ningsih datang di sekolah dan terjadilah pemukulan tersebut," katanya.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help