TribunTimur/

Pembangunan Bendungan dan Irigasi di Caile Sinjai di Protes, Ini Sebabnya

Proyek bendungan dan irigasi di Caile, Kelurahan Sangiasserri, Kecamatan Sinjai Selatan terancam tersendat tahun ini.

Pembangunan Bendungan dan Irigasi di Caile Sinjai di Protes, Ini Sebabnya
SYAMSUL BAHRI/TRIBUN TIMUR
Warga Caile, Kelurahan Sangiasserri, Kecamatan Sinjai protes terhadap Proyek bendungan dan irigasi di wilayahnya, lantaran tanahnya yang masuk dalam pembangunan proyek tersebut belum dibayar 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI-- Proyek bendungan dan irigasi di Caile, Kelurahan Sangiasserri, Kecamatan Sinjai Selatan terancam tersendat tahun ini.

Proyek yang bernilai Rp 16 miliar lebih itu, untuk mengaliri sejumlah desa di kecamatan tersebut.

Pasalnya sembilan orang warga Caile menolak. Lantaran lahannya yang masuk dalam pembangunan proyek tersebut mengaku belum dibayar ganti rugi.

" Kami minta dihentikan pekerjaan itu karena belum dilunasi lahan kami yang akan dilewati," kata Bahar mewakili warga Caile, Senin (9/10/2017).

Ada belasan ribu warga yang bergantung pada irigasi tersebut yang terdapat di sejumlah desa dan kelurahan jika irigasi itu difungsikan.

Dua tahun lalu warga di desa-desa tersebut gagal panen karena bendungan dan saluran irigasi rusak.

Disisi lain, warga Caile harus jadi korban jika pihak Pemrov Sulsel tidak mengganti lahan warga sebelum digali menjadi saluran irigasi.

Terkait penolakan warga tersebut pihak DPRD Sinjai akn memanggil pihak rekanan yang mengerjakan proyek irigasi tersebut.(*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help