TribunTimur/

Ini Saran Ketua PMII Pinrang untuk Musda KNPI

Penetapan peserta penuh dalam Musda seyogyanya dilihat dan dinilai berdasar pada kinerja yang nyata.

Ini Saran Ketua PMII Pinrang untuk Musda KNPI
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pinrang, Suhardi Sida 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pinrang telah menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rampimda) di Pantai Ammani, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Minggu (9/10/2017).

Rapimda merupakan forum untuk membicarakan segala persiapan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Pinrang yang rencananya berlangsung November mendatang.

Dalam forum itu ditetapkan sebanyak 12 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) dan 36 Organisasi Kepemudaan (OKP) yang akan berpartisipasi dan memliki hak suara di Musyawarah Daerah (Musda) KNPI nantinya.

Menanggapi hal itu, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pinrang Suhardi Sida meminta agar pengurus betul-betul jeli dalam memverifikasi berkas pengurus lembaga aktif.

Termasuk melihat eksistensi lembaga yang nyata keberadaannya, dalam memberikan pembaruan dan konstribusi untuk kemajuan pemuda di Kabupaten Pinrang.

"Hal ini dilakukan supaya tidak ada kemunafikan di antara kita. Ditakutkan ada OKP yang hanya muncul dan eksis saat menjelang Musda saja," tuturnya kepada TribunPinrang.com, Senin (9/10/2017).

Menurut Suhardi, penetapan peserta penuh dalam Musda seyogyanya dilihat dan dinilai berdasar pada kinerja yang nyata.

"Baik dari 12 DPK yang ada maupun 36 OKP yang ikut berpartisipasi dalam pemilihan musda KNPI mendatang," ujarnya.

Selaku pemuda dan Ketua OKP, tegas Suhardi, ia menginginkan agar Musda ini nantinya betul-betul menjadi forum demokrasi yang memberikan dan menyuguhkan edukasi politik yang sehat.

"Siapapun figur yang terpilih nantinya, tentu kami harapkan yang terbaik. Intinya, wajib mengakomodir semua OKP yang ada," tegasnya.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help