TribunTimur/

Warga Bontolebang Jeneponto Mengamuk, Parangi Tokoh Masyarakat

Akibatnya, Haji Sala pun menderita sejumlah luka bekas hantaman senjata tajam.

Warga Bontolebang Jeneponto Mengamuk, Parangi Tokoh Masyarakat
muslimin/tribunjeneponto.com
Saidang (60) warga dusun Bontolebang, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Jeneponto, menjadi korban pemarangan oleh warga sekampungnya bernama Haji Sala (60), Sabtu (07/10/2017) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BIANAMU - Saidang (60) warga dusun Bontolebang, Desa Paitana, Kecamatan Turatea, Jeneponto, menjadi korban pemarangan oleh warga sekampungnya bernama Haji Sala (60), Sabtu (07/10/2017) siang.

Keluarga korban Asrul (18) yang ditemui di RSUD Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, menuturkan jika Haji Sala' yang mengidap gangguan jiwa mengamuk di dusun itu.

"Ini Haji Sala memang sudah lama gangguan jiwa, tadi mengamuk, dia lempari rumah warga, sekolah dan masjid, jadi dikejar sama warga, lalu dia (Haji Sala) lari ke rumah warga dan sembunyi di kamar," kata Asrul.

Saat hendak diringkus oleh warga dan personel Polsek Binamu, Haji Sala' yang membawa senjata tajam menyerang Saidang.

"Waktu mau ditangkap, dibiusji dulu, tapi ini dia (Haji Sala) lansung mengamuk lagi dan memarangi Saidang," ujar Asrul.

Akibatnya, Haji Sala pun menderita sejumlah luka bekas hantaman senjata tajam.

"Tangannya (Haji Sala') diparangi, lengannya juga sama punggung belakangnya," tuturnya.

Haji Salah dan Saidang diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Kini keduanya di rawat di RSUD Lanto Dg Pasewang.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help