TribunTimur/

Spot Foto Baru, Intip Panorama Puncak Lima Jari di Ponre Bone

Pengelola menamai wisata puncak lima jari itu dengan dengan pertimbangan nilai filosofis.

Spot Foto Baru, Intip Panorama Puncak Lima Jari di Ponre Bone - puncak-lima-jari-bobne_20171007_222147.jpg
justang/tribunbone.com
Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone memiliki kawasan destinasi wisata alam yang baru, dinamakan wisata Puncak Petta Makkita Walie
Spot Foto Baru, Intip Panorama Puncak Lima Jari di Ponre Bone - puncak-lima-jari-bone_20171007_222208.jpg
justang/tribunbone.com
Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone memiliki kawasan destinasi wisata alam yang baru, dinamakan wisata Puncak Petta Makkita Walie
Spot Foto Baru, Intip Panorama Puncak Lima Jari di Ponre Bone - puncak-lima-jari-bone_20171007_222206.jpg
justang/tribunbone.com
Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone memiliki kawasan destinasi wisata alam yang baru, dinamakan wisata Puncak Petta Makkita Walie

TRIBUNBONE.COM, PONRE - Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone memiliki kawasan destinasi wisata alam yang baru.

Dinamakan wisata Puncak Petta Makkita Walie.

Destinasi agro wisata alam puncak itu juga lazim disebut puncak lima jari karena spot menyerupai lima jari-jari.

Pembuatan kawasan destinasi agro wisata alam puncak itu diinisiasi pemuda Desa Pattimpa.

Peresmiannya tanggal 1 September 2017, bertepatan dengan Idul Adha 10 Zulhijjah 1438 Hijriah.

Baca: Keren! Begini Penampakan Goa Mampu Sekarang, Ada 680 Lampu Warna-warni

"Kita melihat kampung ini punya banyak potensi alam yang Indah, makanya kami coba-coba masuk hutan dan mendaki gunung, dan akhirnya kami temukan wisata puncak ini," kata pemuda setempat, Asmarjun, kepada TribunBone.com, Sabtu (7/10/2017).

Pengelola menamai wisata puncak lima jari itu dengan dengan pertimbangan nilai filosofis.

"Dinamai Petta Makkita Walie karena di sekitar lokasi terdapat perkuburaan leluhur suci tokoh masyarakat yang diberi gelar Petta Makkita Walie," katanya.

Adapaun biaya parkir untuk pemeliharaan kawasan wisata itu hanya Rp 2.000 per motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Halaman
12
Penulis: Justang Muhammad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help