TribunTimur/
Home »

Barru

Gemilang 348 Tahun Sulsel

Presiden Kurir Langit Barru: Program Ini yang Harus Diperbaiki SYL

Presiden Direktur Kurir Langit Barru, A Muhammad Nur Syahid berpendapat, kepemimpinan SYL-Agus selama 10 tahun

Presiden Kurir Langit Barru: Program Ini yang Harus Diperbaiki SYL
akbar/tribunbarru.com
Presiden Direktur Kurir Langit Barru, A Muhammad Nur Syahid. 

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Wakil Gubernur Agus Arifin Nu'mang telah memimpin Sulsel selama dua periode.

Presiden Direktur Kurir Langit Barru, A Muhammad Nur Syahid berpendapat, kepemimpinan SYL-Agus selama 10 tahun, cukup banyak membawa perubahan kemajuan dari segi pembangunan untuk Sulsel.

"Kalau pengamatan saya pribadi, secara umum sebenarnya lumayan banyak kemajuan selama SYL-Agus memimpin dua periode di Sulsel. Utamanya dari segi infrastruktur pembangunan," kata Nur Syahid kepada tribunbarru.com, saat ditemui di Masjid Agung Barru, Jumat (6/10/2017).

Di sisi lain, menurut Nur Syahid, dari banyaknya keberhasil kemajuan pembangunan itu, tentu masih ada hal lain yang perlu diperbaiki dan menjadi perhatian SYL-Agus.

"Di awal kepemimpinan beliau (SYL-Agus), program prioritasnya adalah dari segi pendidikan dan kesehatan gratis. Program itu sempat berjalan baik, namun saat ini sudah sulit dinikmati masyarakat semenjak diambil alih BPJS," ujar Nur Syahid.

Perbedaannya, kata Nur Syahid, pasca diambil alihnya oleh BPJS, program kesehatan gratis itu sudah harus melalui  proses panjang jika ingin dinikmati masyarakat.

"Kalau dulu masyarakat cukup hanya membawa KTP ke Rumah Sakit sudah bisa berobat. Sekarang harus melalui proses panjang untuk menggunakan kesehatan gratis itu," katanya.

Nur Syahid berharap, program kesehatan gratis tersebut dapat disinkronkan kembali oleh SYL-Agus agar masyarakat lebih mudah untuk berobat.

"Harapan kita ke depan, apa yang digelorakan di awal periode kepemimpinan SYL-Agus, program kesehatan gratis dengan BPJS dapat disinkronkan kembali agar masyarakat lebih mudah jika ingin beobat," ujarnya.

Nur Syahid menambahkan, untuk program pendidikan SYL-Agus sudah sangat bagus, namun hanya butuh pemerataan untuk di daerah terpencil di Sulsel.

"Misalnya dari segi kualitas guru. Paling tidak guru yang ada di perkotaan kualitasnya sama dengan di Desa, begitupun buku dan sarana prasarana lainnya, sehingga masyarakat di Desa terpencil juga mendapat layanan pendidikan yang memadai," tutur Nur Syahid.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help