TribunTimur/

Bawa Mahasiswa Studi Banding ke Jepang, Unibos Jajaki Kerjasama dengan Dua Kampus

Prof Dr Ir Saleh Pallu MEng terus berupaya melakukan terobosan untuk meningkatkan mutu kampus

Bawa Mahasiswa Studi Banding ke Jepang, Unibos Jajaki Kerjasama dengan Dua Kampus
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Rektor Universitas Bosowa 45 Makassar, Prof Saleh Pallu M Eng 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Rektor Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Prof Dr Ir Saleh Pallu MEng terus berupaya melakukan terobosan untuk meningkatkan mutu kampus yang ia pimpin, yakni dengan meningkatkan kerjasama.

Mantan Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut pun bertolak ke Jepang untuk menjajaki dua perguruan tinggi ternama di negeri sakura tersebut.

Kyushu University dan Saga University pun menjadi tujuan utama Komisari PT IKI ini bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil yang juga melakukan studi banding. Dimana Kyushu University merupakan almamater Prof Saleh Pallu.

Selama lima hari, mahasiswa Unibos akan melakukan peninjauan dan kunjungan lapangan ke beberapa bangunan/ifrastruktur yang terkait dengan ketekniksipilan. Selain itu, juga akan mengikuti seminar internasional Teknik Sipil yang akan berlangsung di Yokohama University.

Prof Saleh menilai kunjungan lapangan yang dilakukan dapat menambah wawasan mahasiswa, serta diharapkan bisa memberi inspirasi bagi pengembangan ilmu yang sudah mereka dapatkan.

Menurutnya, Jepang merupakan salah satu negara yang telah maju di bidang pembangunan infrastruktur dan beberapa konsep bangunan moden juga dengan kualitas tinggi itu ada di Jepang.

"Kita mengajak mahasiswa untuk melihat bagaimana proses pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan juga futuristik, Semoga mahasiswa setelah kembali nanti dapat mengubah pola pikir mereka dan lebih terbuka pikiran terhadap bidang keilmuan yang ditekuni,"katanya.

Beberapa infrastruktur yang akan dikunjungi bersama ini termasuk bangunan-bangunan modern juga beberapa jembatan, bendungan, gedung bertingkat, laboratorium penelitian di beberapa universitas di Jepang dan beberapa jenis infrastruktur lainnya yang mampu memberi pemahaman kepada mahasiswa terkait proses pembuatan infrastruktur dalam bidang Teknik Sipil.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help