Pimpinan DPRD Sulbar Tersangka, Ini yang Akan Dilakukan Sekprov

Oleh kata Ismail, pihak pemerintah provinsi Sulbar akan mencari solusi demi lancar proses agenda pemerintah di Sulbar.

Pimpinan DPRD Sulbar Tersangka, Ini yang Akan Dilakukan Sekprov
nurhadi/tribunsulbar.com
Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin 

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Ismail Zainuddin, mengungkapkan kasus yang menjerat seluruh pimpinan Sulbar'>DPRD Sulbar, ditengarai akan memperlambat proses jalannya roda pemerintahan di Sulbar.

Ismail mengungkapkan, kasus tersebut sangat berdampak pada lambarnya proses pembahasan KUA-PPAS APBD perubahan Sulbar 2017.

Oleh kata Ismail, pihak pemerintah provinsi Sulbar akan mencari solusi demi lancar proses agenda pemerintah di Sulbar.

"KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 akan tetap paripurnakan, meskipun tampa pimpinan DPRD, karena kita akan mencari solusi atau menggunakan mekanisme lain, jika sekiranya waktu para pimpinan DPRD tidak dapat hadir karena terjerat kasus," kata Ismail kepada wartawan saat ditemui usai menghadiri upacara HUT TNI di Makorem 142 Tatag Mamuju, Kamis (5/10/2017).

"DPRD inikan merupakan institusi pemerintahan, ada mekanisme yang mengatur kalau pimpinan berhalangan akan ada solusi dan tentu kita akan mempelajari tata tertibnya bagaimana langkah yang bisa dilakukan ketika pimpinan tidak ada," ujar Ismail menambahkan.

Kendati demikian, Ismail meminta kepada semua stekholder tetap menghormati hak-hak setiap orang pasalnya setelah status tersangka masih ada proses pengadilan yang harus dijalani Ketua Sulbar'>DPRD Sulbar dan tiga orang Wakil Ketua DPRD.

"Kita tetap harus menghormati adanya asas praduga tidak bersalah. kita tidak boleh memponis seseorang biarlah hukum yang menentukan atau mengindukasi keterlibatan mereka karena ini masih status tersangka," pungkasnya.

Mengenai status para pimpinan Organisasi Perangkat Daera (OPD) Pemprov Sulbar yang ikut diperiksa dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat para pimpinan Sulbar'>DPRD Sulbar, Ismail mengatakan, tidak berkapasitas untuk memberikan kometar mengenai status mereka yang ikut diperiksa.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved