TribunTimur/

Mengaku Dihipnotis, Nenek di Bulukumba Ini Kehilangan Rp 80 Juta

Selain menjadi korban hipnotis juga uang dari hasil bumi yang dikantonginya sebanyak Rp 80 juta raib.

Mengaku Dihipnotis, Nenek di Bulukumba Ini Kehilangan Rp 80 Juta
HANDOVER
Andi Aminah 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Seorang nenek bernama Andi Aminah (60) warga asal Kampong Baru, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menjadi korban hipnotis, Kamis (5/10/2017).

Selain menjadi korban hipnotis juga uang dari hasil bumi yang dikantonginya sebanyak Rp 80 juta raib. Aminah mengungkap bahwa awalnya baru saja kembali menerima uang jualan hasil buminya di Bulukumba.

Dan ditengah diperjalanan dari Kecamatan Ujung Bulu, Aminah tiba-tiba dihampiri seorang ibu paruh baya dan menawarinya naik mobil yang dikemudikan ibu yang tak dikenalnya tersebut.

Di dalam mobil, sang ibu tersebut meminta Aminah untuk menunjukkan seorang rumah dukun di Bulukumba. Dan sebelum menunjukkan rumah sang dukung yang dimaksud oleh ibu tersebut berjabat dengan Aminah.

Usai bersalaman, Aminah tiba-tiba saja tertidur dan saat tertidur, diduga penumpang di dalam mobil yang tidak dikenali mengambil semua uangnya Aminah. Tak hanya itu kalung emas seberat 250 gram juga dicuri oleh penumpang yang ada dalam mobil ibu muda tersebut.

"Awalnya dia mengajak saya naik dalam mobil Honda Jazz Putih yang mereka kemudikan. Lalu meminta diantar ke rumah dukung karena katanya suaminya hilang di Bulukumba lalu dia menjabat tangan saya dan saat itu saya tak sadarkan diri," kata putra Aminah bernama Supriadi ke TribunBulukumba.com.

Setelah Aminah sadar, oleh pengemudi mobil tersebut menurunkannya. Dan Aminah baru sadar saat diatas pete-pete menuju rumahnya jika dia telah dihipnotis dan uang hasil dagang hasil buminya dibawa kabur oleh pengendara mobil yang dia tumpanginya sebelumnya. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help