Baznas Enrekang Utus Dua Pengurus Masjid Belajar di Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak Bogor

Keduanya bakal menjalani pengkaderan khusus dan ditempa menjadi calon imam dan muballiq selama tiga bulan.

Baznas Enrekang Utus Dua Pengurus Masjid Belajar di Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak Bogor
muh azis albar/tribunenrekang
Dua pengurus masjid, Irfan Sira, warga Kecamatan Buntu Bantu dan Mustaming, dari Kecamatan Baraka yang diutus Baznas Enrekang belajar di Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak, Bogor. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang mengirim dua pengurus masjid untuk menjadi calon imam dan dai ke Yayasan Islam Center Wadi Mubarak, Bogor. 

Mereka yang diutus adalah Irfan Sira, pengurus masjid di Kecamatan Buntu Bantu dan Mustaming, pengurus masjid di Kecamatan Baraka.

Keduanya bakal menjalani pengkaderan khusus dan ditempa menjadi calon imam dan muballiq selama tiga bulan di pesantren tersebut.

Itu merupakan tindak lanjut kerja sama antara Baznas Enrekang dengan Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak terkait pengentasan Baca Tulis Alquran (BTA), pembelajaran baca tulis, hingga hapalan Alquran.

Nantinya, tiap tiga bulan sekali akan diutus dua hingga empat pemuda Enrekang untuk ditempa menjadi imam dan muballigh.

Menurut Komisioner Baznas Enrekang, Baharuddin, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya krisis imam masjid dan regenerasi dai di Kabupaten Enrekang.

“Tahun ini kami usul empat orang, tapi ternyata yang lolos seleksi hanya dua orang,” kata Baharuddin kepada TribunEnrekang.com, Kamis (5/10/2017).

Sementara, Komisioner Baznas lainnya, Ilham Kadir, mengatakan saat ini animo masyarakat belajar mengkaji dan menghafal Alquran begitu besar. Hanya saja ketersediaan guru tutor yang profesional dan berkualitas itu masih kurang.

Olehnya itu, program tersebut dilakukan dengan harapan lima tahun ke depan krisis imam dan dai serta buta aksara Alquran di Enrekang tidak terjadi.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved