TribunTimur/

Pokja Akselerasi KB Akan di-SK-kan Gubernur Sulsel, BKKBN: Semoga Tak Berlalu Tanpa Kesan

Ke depan, tiga kota dan kabupaten dijadikan proyek percontohan program ini, yakni Makassar Gowa dan Bulukumba.

M Dahlan Abubakar
Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Sulsel
Melaporkan dari Makassar

M Dahlan Abubakar

Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Sulsel

Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel Rini Riatika Djohari SE mengharapkan Kelompok Kerja (Pokja) Advokasi Akselerasi Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Sulawesi Selatan yang kelak akan di-SK-kan Gubernur Sulsel dapat bertahan lama untuk waktu yang panjang.

"Pokja ini diharapkan jangan seperti pokja yang lain hidup segan mati pun ogah. Berlalu tanpa kesan," ujar Rini Riatika Djohari pada rapat pembahasan program kerja Pokja Advokasi Akselerasi KKBPK di Gedung Aisyiyah Makassar, Selasa (3/10/2017).

Rapat yang diikuti sekitar 30 pesertalintas sektoral tingkat provinsi, termasuk Pengurus Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Sulsel dengan tuan rumah Pengurus Wilayah Aisyiyah pimpinan Dr Nurhayati Azis SE MSi tersebut selain membahas dan melengkapi pengurus Pokja, juga membahas program triwulan akhir 2017.

Menurut Rini, kehadiran Pokja ini sangat perlu selajn di provinsi juga di kabupaten/kota dengan koordinasi lintas sektoral. Ke depan, tiga kota dan kabupaten dijadikan proyek percontohan program ini, yakni Makassar Gowa dan Bulukumba. Hingga saat ini sudah 80 persen kampung KB hadir di kabupaten/kota di Sulsel.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help