TribunTimur/

Jaksa Kembalikan Berkas Pembobol Brankas PDAM Makassar ke Polisi

Berkas itu milik tiga tersangka, masing  Asri Narang (28), Muhammat Tuanaya (42),  M Iwan (34) dan Tama Jaya.

Jaksa Kembalikan Berkas Pembobol Brankas PDAM Makassar ke Polisi
MUH ABDIWAN
Tim penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Makassar melakukan rekonstruksi terkait cara para pelaku membobol brankas PDAM Kota Makassar senilai 1.2 Milyar rupiah di kantor PDAM Makassar, Rabu (16/8/2017).Dalam rekonstruksi ini menghadirkan langsung empat tersangka yang sebelumnya berhasil diringkus yaitu Muhammad Tuanaya (42), Muhammad Irwan alias Iwan (34), Asri Narang (28), dan Tamajaya (28) dengan memperagakan 16 reka adegan. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN - TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kejaksaan Negeri Makassar mengembalikan berkas perkara tersangka kasus  pembobolan brangkas senilai  Rp 1,2 miliar milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di JL Ratulangi, Makassar ke penyidik Kepolisian Resort Kota Besar Makassar.

Berkas itu milik tiga tersangka, masing  Asri Narang (28), Muhammat Tuanaya (42),  M Iwan (34) dan Tama Jaya.

"Berkasnya kita  kembalikan ke penyidik Kepolisian beberapa hari lalu," kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Makassar, Andi Usama, Minggu (1/10/2017).

Andi Usama menyampaikan berkas tersangka dikembalikan setelah melalui pemeriksaan berkas dan diteliti oleh Jaksa Peneliti yang ditunjuk Kejaksaan. Berkas itu dinyatakan masih ada kekurangan yang perlu dilengkapi penyidik.

Pembobolan Kantor PDAM Makasssar terjadi pada 26 Juli 2017 dini hari. Pelaku ketika itu masuk dengan merusak jendela lalu mengobrak-abrik isi kantor. Mereka merusak brankas dan membawa uang Rp1,2 miliar yang dibagi rata untuk empat orang.

Sebelum memasuki kantor, para pelaku sempat berkeliling kantor PDAM Makassar sebelum masuk ke ruangan bendahara, tempat brankas dibobol. 

Identias pelaku pembobolan terungkap setelah melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi serta olah TKP. 

Para pelaku ditangkap dilokasi terpisah, Satu orang berhasil ditangkap di Makassar. Kedua lainya diamankan  di Maluku dan Sulawesi Tengah. Serta satu pelaku lain menyerahkan diri.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help