TribunTimur/

IOX-Celebes 2017, Dirdbike Bertaruh Nyawa di Trek Mematikan Koroni

IOX-Celebes 2017 akan diadakan di pulau Sulawesi (Celebes) dimulai dari Kendari dan finish di Makassar.

IOX-Celebes 2017, Dirdbike Bertaruh Nyawa di Trek Mematikan Koroni
Handover
Moment yang diabadikan panitia IOX-Celebes 2016 yang berlangsung di Yogyakarta ke Jawa Tengah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--  IOX-Celebes 2017 akan diadakan di pulau Sulawesi (Celebes) dimulai dari Kendari dan finish di Makassar.

Dalam proses survey jalur, jarak tempuh sekitar 1.500 kilometer (km) dalam waktu 15 hari, dimulai 7 -21 Oktober 2017.

Ketua Panitia IOX Celebes 2017, Firzal Muzaffar dalam rilisnya, Kamis (28/9) menuturkan, the lost world sepertinya tepat untuk menggambarkan suasana di jalur pegunungan Matarombeo yang merupakan rangkaian track pada awal yang terakhir digunakan sekitar 20 tahun lalu.

"Sehingga lokasi yang dilewati IOX nanti bukan merupakan off-road biasa namun benar-benar mengutamakan driving skill dan survival instinct selain juga menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indahnya khas alam Sulawesi pilihan IOX," ujar Firzal.

Ada sisi menarik dari peserta IOX-Celebes 2017 ini khususnya peserta 4x atau Dirtbike. Tercatat 44 peserta yang dipastikan menjadi peserta Dirtbike yang didukung 5 official dan 3 media.

Secara umum rute Dirtbike tidak mengikuti secara utuh jalur peserta 4x4. Mengawali start, dirtbike akan dilepas bersamaan dengn peserta 4x4, namun akan berpisah jalur ketika memasuki wilayah perbatasan Sulteng & Sultra tepatnya di pantai Siuri Danau Poso Sulteng, lalu menyusuri jalur Rampi.

Di area ini, peserta Dirtbike akan menikmati eksotisme pemandangan Padang Marani di lembah ketinggian 900 m di atas permukaan laut. Di padang ini, keindahan tamparan Danau Poso dari atas ketinggian dan para Dirtbike akan basecamp di area ini.

Terdapat satu trak di jalur Koroni atau perbatasan Sultra-Sulteng, trak ini hanya memiliki panjang 44 km namun upaya untuk menembus jalur itu dirtbiker harus menghabiskan waktu hingga hingga lebih dari sehari lamanya.

Leader Dirtbike IOX-Celebes 2017, Teddy menuturkan jalur Koroni merupakan trak yang berada dikawasan terisolasi, menurut cerita tetuah setempat, jalur ini sudah puluhan tahun tidak dilalui oleh masyarakat.

Ini bukan jalur kendaraan, ini merupakan jalur yang hanya bisa dialui oleh pejalan kaki para permbah hutan pada puluhan tahun silam, lebar jalan untuk motor hanya 120 sentimeter (cm).

"Tidak hanya itu, permukaan jalannya tidak merata namun berbentuk seperti bedeng (galian got) dengan kedalaman hingga mencapai 3 meter, ini adalah jalur mematikan jika Dirtbiker tidak siap mental, fisik serta kendaraan untuk memasuki trak ini," katanya.

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help