VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Mappasewada, Ritual Pernikahan Bugis di Pangkep yang Masih Terjaga

Ritual itu dilakukan oleh Indo Botting (perias pengantin) yang masih percaya kalau ritual tersebut memiliki makna yang kuat.

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Ritual Mappasewada (mempertemukan sepasang pengantin) adalah ritual terakhir dalam prosesi pernikahan Bugis yang masih ada hingga sekarang ini.

Ritual itu dipimpin oleh Indo Botting (perias pengantin) yang masih percaya kalau ritual tersebut memiliki makna yang kuat.

"Maknanya agar sepasang pengantin siap menempuh hidup baru dan sadar akan peran istri begitupun dengan suaminya," kata Indo Botting di pernikahan Bugis Pangkep, Ratna kepada TribunPangkep.com, Jumat (22/9/2017).

Dalam prosesi ritual itu, harus disediakan bermacam-macam kue tradisional, ada beras, air minum, rokok dan lilin sebagai penerang.

Baca: VIDEO: Suasana Pengembalian Berkas Pendaftaran Panwascam Pangkep

Indo Botting menyalakan lilin kemudian memasang sarung untuk sepasang pengantin, lalu menyuapi pasangan pengantin kue dan air minum di sendok dan gelas yang sama.

"Gunanya agar keduanya selalu hidup rukun dan tidak pernah terpisah," tutur Ratna.

Setelah itu, pengantin perempuan lalu menyalakan korek api dan membantu pengantin laki-laki untuk menyalakan rokok.

Usai prosesi itu, sarung dibuka dan si Indo Botting menyuruh sepasang pengantin berlari.

Baca: Ini Sanksi Bagi Pemilik Ruko Malas Bayar Pajak di Pangkep

Pengantin Laki-laki keluar ke beranda dan menuruni anak tangga bermakna laki-laki pergi mencari rezeki sedangkan pengantin perempuan menuju dapur bermakna perempuan memasak untuk suami.

Di sinilah peran masing-masing yang harus mereka pegang teguh.

Berikut videonya!(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help