TribunTimur/

Antisipasi Penuruanan Daya Saat Kemarau, Ini yang Dilakukan PLN Sulselbartra

Meski surplus, PT PLN Sulselbartra tetap mengantisipasi turunnya daya listrik di beberapa sumber pembangkit.

Antisipasi Penuruanan Daya Saat Kemarau, Ini yang Dilakukan PLN Sulselbartra
HANDOVER
Direktur Regional Bisnis Sulawesi PT PLN Syamsul Huda, General Manager PLN UIP Sulbagsel Hening Kyat Pamungkas, General Manager PLN Wilayah Sulselrabar Bob Saril, dan Wakil Bupati, Ketua DPRD Jeneponto, Kodim 1425/Jeneponto, Kapolres Jeneponto, hingga Camat Bangkala turut hadir pada sinkronisasi tersebut, Sabtu (15/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Meski surplus, PT PLN Sulselbartra tetap mengantisipasi turunnya daya listrik di beberapa sumber pembangkit.

Sebut saja mengadakan dua pembangkit besar, yang sudah masuk plus diesel yaitu pembangkit Punagaya unit 1 dengan pembebanan rata-rata 70 MW.

"Selain itu, kami sudah menambahkan PLTD tersebar sebanyak 67 MW. Sekarang sudah masuk 11 MW. Terdekat ini kita melakukan percepatan PLTU Punagaya dan PLTU Jeneponto (milik Bosowa) untuk ekstensi masuk, sekaligus juga meningkatkan keandalan semua pembangkit yang ada, termasuk PLTU Barru," Jelas GM PLN Bob Sahril

PLN mengklaim saat ini tidak ada masalah dengan pasokan listrik. Bahkan mereka siap menerima investor.
"Hambatan Masalah listrik sudah masa lalu mas. Apalagi akhir tahun ini dan juga tahun depan sangat berlimpah. Cadangan sampai 500 MW," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help