TribunTimur/

Warga Dusun Taipa Resah, Populasi Hutan Bakau Berkurang

Karena populasi pohon bakau yang semakin sedikit, warga mengkhawatirkan terjadi abrasi dipinggir sungai hingga ke perumahan warga.

Warga Dusun Taipa Resah, Populasi Hutan Bakau Berkurang
reni kamaruddin/tribuntakalar.com
Kondisi hutan bakau di Dusun Taipa, Desa Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (17/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Reni Kamaruddin

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG - Hutan bakau yang selama ini berfungsi sebagai penahan abrasi sungai di Dusun Taipa, Desa Maccini Baji, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kian hari semakin berkurang. 

Warga sekitar menduga pohon bakau yang selama ini tumbuh di sepanjang sungai ditebang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan memperjualbelikannya sebagai kayu bakar. 

Karena populasi pohon bakau yang semakin sedikit, warga mengkhawatirkan terjadi abrasi dipinggir sungai hingga ke perumahan warga. 

"Hutan bakau yang berada di sepanjang Sungai Taipa ditebang oleh orang yang tidak dikenal dan kemungkinan besar hasil tebangnya itu dijual,” kata warga, Daeng Sau, Minggu (17/9/2017). 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Pemanfaatan Sumber Daya Alam Lingkungan Hidup, Muhammad Yani mengatakan tidak tahu menahu terkait penebangan liar yang terjadi di pinggir sungai tersebut. 

Ia hanya mengimbau warga agar tidak melakukan penebangan pohon bakau tanpa izin pemerintah.   

"Itu tidak bisa ditebang oleh masyarakat karena itu bagian dari pelestarian dan itu mencaga erosi pengrusakan lingkungan hidup,” tuturnya.(*)

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help