TribunTimur/
Home »

News

» Jakarta

Meski Belum Bermitra, BPJS Bayar Akan Tetap Bayar Biaya Gawat Darurat

Seluruh biaya penanganan gawat darurat di semua rumah sakit ditanggung BPJS Kesehatan. Termasuk di rumah sakit yang belum bekerjasama dengan BPJS Kese

Meski Belum Bermitra, BPJS Bayar Akan Tetap Bayar Biaya Gawat Darurat
TRIBUN TIMUR/SAKINAH SUDIN
Suasana pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah milik semua. Maksudnya, ada BPJS Kesehatan yang memberikan pelayanan, peserta yang mendapatkan layanan, dan ditengahnya ada regulasi atau regulator.

"Jadi semua ketentuannya, mulai dari berapa tarifnya, berapa pembayaran ke rumah sakit, apa sistemnya, semua sudah diatur dalam regulasi. Jadi semuanya tidak dibuat oleh BPJS Kesehatan," kata Kepala BPJS KEsehatan Cabang Utama Makassar, Elsa Novelia, Selasa (9/2/2016) lalu.

Sayangnya, hingga saat ini, masih banyak yang tidak paham akan sistem BPJS Kesehatan tersebut. Pertanyaan tentang BPJS Kesehatan kembali menguak setelah adanya kejadian yang yang menimpa bayi Debora.

Baca: Kapolsek Soreang Parepare AKP Syarifuddin Dimutasi ke Barru, Ini Jabatannya

Terkait tersebut, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengatakan, terdapat satu aturan yang belum diketahui banyak rumah sakit.

Seluruh biaya penanganan gawat darurat di semua rumah sakit ditanggung BPJS Kesehatan. Termasuk di rumah sakit yang belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Untuk kegiatan gawat darurat, biarpun RS belum kerjasama dengan BPJS, BPJS tetap menanggung (biaya)," ujar Koesmedi di Kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jalan Kesehatan, Senin (11/9/2017).

Baca: Anda Digigit Ular Berbisa? Lakukan Ini. Bisa Ular Dapat Keluar dengan Sendirinya

Koesmedi mengatakan informasi ini belum banyak diketahui pengelola rumah sakit, termasuk RS Mitra Keluarga Kalideres.

Akibatnya, mereka mencari rumah sakit rujukan yang bermitra dengan BPJS agar bisa menangani bayi Tiara Debora.

"Padahal seharusnya pokoknya dikerjain dulu, nanti BPJS biayai," kata Koesmedi.

Baca: Akhirnya Terungkap! Setelah Hentikan Mata Najwa di Metro TV, Najwa Shihab Pilih Media Ini

Semua penanganan gawat darurat ditanggung BPJS sampai pasien dalam kondisi stabil. Meskipun perawatannya berada di luar ruang IGD, misalnya di ruang PICU seperti yang dibutuhkan bayi Debora.

"Itu kan baru tadi diketahui, tidak tersosialisasi dengan benar. Kalau itu (bisa ditanggung BPJS) sampai stabil, dipikirnya hanya tindakan di IGD saja. Banyak (rumah sakit) yang enggak tahu tuh setelah saya tanya," ujar Koesmedi. (*)

Berita ini sudah diterbitkan di Kompas.com

Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help