TribunTimur/

Obat Terlarang

Gawat! Minum 'Obat', 1 Murid SD Tewas, 50 Orang Masuk UGD di Kendari. Ada ke Rumah Sakit Jiwa

Dari beberapa pasien yang dirawat di beberapa rumah, ada di antaranya memiliki kesamaan ciri-ciri fisik berupa luka di bagian tubuhnya.

Gawat! Minum 'Obat', 1 Murid SD Tewas, 50 Orang Masuk UGD di Kendari. Ada ke Rumah Sakit Jiwa
Muslimin Emba/tribunjeneponto.com
Muslimin Emba/Tribunjeneponto.com TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU- Satuan Narkoba Polres Jeneponto mengamankan enam pria dari kampung Borong Jatia, Kelurahan Majang Loe, Kecamatan Tamalatea, Selasa (30/5/2017) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, KENDARI - HN (16), salah satu korban penyalahgunaan obat yang kini dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengaku, telah mengonsumsi tiga jenis obat berbeda, yakni Tramadol, Somadril, dan PCC.

Baca: Daftar CPNS Gelombang 2 di sscn.bkn.go.id Mulai Senin! Berikut Info Lengkap menpan.go.id

Tiga jenis obat itu dicampur dan diminum secara bersamaan dengan menggunakan air putih.

“Saya gabung. Ada yang lima butir, ada yang tiga, ada yang dua, kemudian saya minum bersamaan,” tutur HN di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, Rabu (13/9/2017).

Baca: SSCN BKN - Pendaftar CPNS 2017 Kemdikbud dan CPNS Kemenkes Terbanyak, 4 Instansi Malah Sepi Pelamar

Dikatakan, dirinya sudah dua kali mengonsumsi obat-obatan itu. Setelah meminum obat itu, HN mengaku merasa tenang dan selanjutnya hilang kesadaran.

“Enak, tenang kaya terbang. Setelah itu saya tidak sadar lagi, pas sadar, saya sudah ada di sini (RSJ),” terangnya.

Baca: Tes CPNS 2017 Sangat Ketat, MenPAN Ungkap 1 Hal yang Bisa Loloskan Pendaftar sscn bkn go id 2017

HN mengatakan bahwa obat tersebut diperoleh dari rekannya yang tinggal di Jalan Segar, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Tiga jenis obat itu dibelinya seharga Rp 75.000.

Di bagian lengan kanan remaja putus sekolah itu terdapat luka. Pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari masih mengikat kaki dan tangannya dan terbaring di salah satu ranjang pasien.

Halaman
1234
Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help