Bukan Lagi Gunakan Eskavator, Begini Cara Penambang Liar Keruk Pasir di Gowa

Tim Penertiban Tambang Ilegal (Peti) kembali menggerebek satu lokasi tambang liar di Kampung Sogaya, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga

Bukan Lagi Gunakan Eskavator, Begini Cara Penambang Liar Keruk Pasir di Gowa
WAODE NURMING/TRIBUN TIMUR
Tim Penertiban Tambang Ilegal (Peti) kembali menggerebek satu lokasi tambang liar di Kampung Sogaya, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, Gowa, Kamis (14/9). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Tim Penertiban Tambang Ilegal (Peti) kembali menggerebek satu lokasi tambang liar di Kampung Sogaya, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga, Gowa, Kamis (14/9).

Kali ini, penertiban yang dipimpin Kapolres Gowa AKBP Aris Bachtiar, menemukan sembilan unit pompa pasir dan lima truk pengangkut di lokasi.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan kepada media, mengatakan jika di lokasi itu pelaku penambang tidak lagi menggunakan eskavator.

"Sekarang cara menambang tidak lagi memakai excavator, tetapi memakai pompa pengisap. Ini jauh lebih berbahaya, karena nampak di atas tidak ada apa-apa tetapi dibawahnya sudah habis dikeruk," katanya.

Kasatpol PP Alimuddin Tiro, menjelaskan saat digerebek, para pelaku tambang ini sedang beroperasi.

"Truk nya lagi mengisi waktu kita datang. Sementara operatornya kabur," ujarnya.

Alimuddin menambahkan tambang tersebut adalah bekas rawa-rawa dan kini sudah menyerupai danau.

"Identitas pemilil tambang sudah kami ketahui atas nama Daeng Siama dan Daeng Siriwa," tambahnya.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved