TribunTimur/
Home »

Maros

4 Tahun Jalankan Bisnis Pupuk Ilegal di Maros, Begini Cara Pelaku Supaya Tidak Terdeteksi Petugas

Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulawesi Selatan menyegel dua pabrik pupuk ilegal milik seorang pengusaha ternama di Maros, Khabibun Naz

4 Tahun Jalankan Bisnis Pupuk Ilegal di Maros, Begini Cara Pelaku Supaya Tidak Terdeteksi Petugas
ANSAR/TRIBUN TIMUR
Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulawesi Selatan menyegel pabrik pupuk ilegal milik seorang pengusaha ternama di Maros, Khabibun Nazar di Dusun Tamangesang, Desa Botolempangang, Kecamatan Bontoa. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulawesi Selatan menyegel dua pabrik pupuk ilegal milik seorang pengusaha ternama di Maros, Khabibun Nazar (48).

Pabrik yang disegel tersebut berada di Dusun Tamangesang, Desa Botolempangang, Kecamatan Bontoa dan di jalan Poros Kostrad, Desa Tenrigangkae, Mandai.

Lantas mengapa pelaku berhasil menjalankan bisnis ilegalnya ini lebih empat tahun tanpa diketahui petugas

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombespol Dicky Sondani menilai, pemilik pupuk ilegal di Maros sengaja membangun pabrik di daerah terpencil dan sulit untuk dijangkau, supaya tidak terdeteksi.

"Kami saja baru tahu, apalagi pemerintah setempat. Padahal ini sudah empat tahun beroperasi tapi tidak terdeteksi. Itulah hebatnya pelaku," ujarnya, Kamis (14/9/2017).

Untuk menuju ke pabrik di Bontoa, Polisi harus melintas di Tonasa I Pangkep, lalu belok kanan masuk ke daerah Maros. Jarkanya, sekitar 20 kilometer dari kota Maros.

Penulis: Ansar
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help