TribunTimur/
Home »

Video

VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Miris, Begini Kondisi SD Inpres 123 Boyong Jeneponto

Akibatnya, murid kelas empat, lima, dan enam digabung ke tiga ruang kelas lainnya yang juga memprihatinkan.

TRIBUNJENEPONTO.COM, TAMALATEA - Proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Inpres 123 Boyong di kampung Balandangan, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, tidak berjalan efektif.

Hal itu disebabkan adanya penggabungan kelas dalam satu ruangan, lantaran tiga ruang kelas di sekolah itu tidak layak pakai.

Kepala SDI 123 Boyong Subaedah menyebutkan, tiga ruang kelas di sekolahnya dibongkar karena atapnya sudah bolong setelah diterpa angin begitu juga dengan kayu penyangga atap yang nyaris rubuh, lapuk dimakan usia.

Akibatnya, murid kelas empat, lima, dan enam digabung ke tiga ruang kelas lainnya yang juga memprihatinkan.

Baca: Sekolah di Jeneponto Ini Telah Lahirkan Anggota DPR RI, Lihat Kondisinya Sekarang

Penggabungan dua kelas itu dalam satu ruangan hanya dipisah tripleks usang.

Sekolah itu memiliki 116 murid, 11 pengajar terdiri dari sembilan PNS dan dua honorer.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help