TribunTimur/
Home »

Luwu

Petani Luwu Dibekali Teknik Basmi Hama Tikus Pakai Racun Temuan Menteri Amran Sulaiman

Tiran dan Alpostran merupakan racun tikus dan alat pembasmi tikus temuan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Petani Luwu Dibekali Teknik Basmi Hama Tikus Pakai Racun Temuan Menteri Amran Sulaiman
desy/tribunluwu.com
Sebanyak 80 petani dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Lare Lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dibekali teknik pembasmian hama tikus dengan menggunakan tiran dan alpostran, Rabu (13/09/2017). 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BUA - Sebanyak 80 petani dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Lare Lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dibekali teknik pembasmian hama tikus dengan menggunakan tiran dan alpostran, Rabu (13/09/2017).

Tiran dan Alpostran merupakan racun tikus dan alat pembasmi tikus temuan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Tiran dan Alpostran memiliki kepanjangan dari Tikus Diracun Amran (Tiran) dan Alat Empos Tikusnya Amran (Alpostran).

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Yohanis, mengatakan agar hasil pertanian meningkat dan aman dari serangan hama tikus, petani harus melakukan pembasmian secara serentak, dengan dibekali teknik yang baik.

"Kita berikan materi dan praktik yaitu pengendalian awal organisme pengganggu tumbuhan sebelum ada pertanaman dengan menggunakan tiran atau alpostran," ujarnya.

Baca: Bachrianto Bachtiar Siap All Out Kawal Pemenangan NH-Aziz di Luwu

Dia menyebutkan, Tiran atau Alpostran dapat mengurangi populasi dan serangan hama tikus pada saat tanaman padi ditanam hingga masa panen.

Materi diberikan dengan praktik di lokasi dengan mencari lubang tikus yang aktif maupun lubang lain yang tidak aktif.

"Dengan sistem ini diharapkan hasil pertanian akan melimpah, karena gangguan hama bisa diminimalisir terutama hama tikus, dengan catatan para petani serempak dalam menanam, membasmi hama dan memanen," tutur Yohanis.(*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help