TribunTimur/

Kejari Makassar Mulai Pelajari Berkas Empat Pembobol Brankas PDAM Rp 1,2 M

Penyerahan berkas tahap pertama setelah penyidik Polrestabes Makassar melalui proses pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti.

Kejari Makassar Mulai Pelajari Berkas Empat Pembobol Brankas PDAM Rp 1,2 M
MUH ABDIWAN
Tim penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Makassar melakukan rekonstruksi terkait cara para pelaku membobol brankas PDAM Kota Makassar senilai 1.2 Milyar rupiah di kantor PDAM Makassar, Rabu (16/8/2017).Dalam rekonstruksi ini menghadirkan langsung empat tersangka yang sebelumnya berhasil diringkus yaitu Muhammad Tuanaya (42), Muhammad Irwan alias Iwan (34), Asri Narang (28), dan Tamajaya (28) dengan memperagakan 16 reka adegan. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Empat tersangka pembobolan brankas senilai Rp 1,2 miliar milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di JL Ratulangi, Makassar segera diadili.

Mereka adalah Asri Narang (28), Muhammat Tuanaya (42), M Iwan (34) dan Tama Jaya.

Penyidik Reserse Kriminal Polrestabes Makassar telah menyerahkan berkas keempat tersangka ke Kejaksaan Negeri Makassar beberapa hari lalu untuk tahap pelimpahan ke Pengadilan.

"Berkas perkara sudah di kirim ke JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejari Makassar," kata Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan kepada Tribun, Rabu (13/9/2017).

Penyerahan berkas tahap pertama setelah penyidik Polrestabes Makassar melalui proses pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti.

"Sekarang kita tinggal menunggu hasil dari Jaksa peneliti untuk memastikan apakah berkas para tersangka masih ada kekurangan atau tidak," kata perwira dua bunga ini.

Jika dalam berkas itu dianggap belum lengkap, maka penyidik Kepolisian akan melengkapi sesuai dengan petunjuk Jaksa peneliti sebelum dilimpahkan ke Pengadilan.

Pembobolan Kantor PDAM Makasssar terjadi pada 26 Juli 2017 dini hari. Pelaku ketika itu masuk dengan merusak jendela lalu mengobrak-abrik isi kantor.

Mereka merusak brankas dan membawa uang Rp1,2 miliar yang dibagi rata untuk empat orang.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help