TribunTimur/

Hadiri Acara Siraman Putra Bupati Bantaeng, Begini Kata Tanribali Lamo

Siraman biasa juga disebut dengan istilah Appassili Bunting untuk adat Makassar atau Cemme Mappepaccing dalam istilah Bugis.

Hadiri Acara Siraman Putra Bupati Bantaeng, Begini Kata Tanribali Lamo
amiruddin/tribunsidrap.com
Bakal calon Wakil Gubernur Sulsel Tanribali Lamo (TBL) 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Putra Bupati Bantaeng M Syamsul Rezza Nurdin terlebih dahulu mengikuti prosesi siraman sebelum menggelar acara Mappaccing 

Prosesi siraman tersebut berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bantaeng, Jl Raya Lanto, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Rabu (13/9/2017).

Siraman biasa juga disebut dengan istilah Appassili Bunting untuk adat Makassar atau Cemme Mappepaccing dalam istilah Bugis.

Pantauan TribunBantaeng.com, ritual adat ini pun ramai dikunjungi oleh para tamu undangan.

Bekas Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas dan Mantan Plt Gunernur Sulsel Tanribali Lamo turut hadir.

Baca: SYL Dijadwalkan Hadiri Acara Mappaccing Putra Bupati Bantaeng

"Beliau ini kan raja sekaligus kepala pemerintahan di Bantaeng, jadi wajar jika mengangkat adat istiadat seperti ini. Hal yang positif dan wajar kalau banyak tamu yang hadir karena ini anak kepala pemerintahan," kata Tanribali.

Dia menyebutkan, ritual pernikahan tersebut terbilang sederhana jika dibanding dengan pejabat lainnya.

"Kalau dibandingkan dengan acara Mappaccing dan siraman anak raja di Jakarta itu biasa undang ratusan orang. Tapi ini tampak sederhana karena cuma mengundang beberapa pejabat saja," ujarnya.

Putra Nurdin Abdullah ini akan menikahi Naghita Suhanda, puteri dari pasangan Richard Suhanda dan Sri Suhartina. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help