TribunTimur/

Berkapasitas 75 MW, PLTB Sidrap Bisa Aliri 70 Ribu Pelanggan

PLTB Sidrap memiliki kapasitas 75 megawatt (MW) diproyeksikan mampu melistriki 70 ribu pelanggan di Sulsel dengan daya listrik rata-rata 900 VA

Berkapasitas 75 MW, PLTB Sidrap Bisa Aliri 70 Ribu Pelanggan
amiruddin/tribunsidrap.com
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meninjau proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, Rabu (13/09/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi Syamsul Huda bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo melaksanakan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga (PLTB) Sidrap yang terletak di Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sindereng Rappang Provinsi Sulawesi Seltan.

Kunjungan tersebut sekaligus memantau perkembangan proyek pembangunan yang diproyeksikan akan selesai pada Desember 2017.

PLTB Sidrap memiliki kapasitas 75 megawatt (MW) diproyeksikan mampu melistriki 70 ribu pelanggan di Sulsel dengan daya listrik rata-rata 900 VA. Total akan terpasang 30 tiang di PLTB tersebut.

PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia yang memanfaatkan lahan kurang lebih 100 hektar. Nantinya listrik yang dihasilkan seharga USD 0,11 per kWh. Dengan adanya PLTB tersebut tentunya akan memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan sehingga cadangan daya sistem Sulsel sebanyak 500 MW di tahun 2018.

Dalam kunjungan tersebut Syamsul Huda menunjukan rasa optimisme akan perkembangan sistem kelistrikan di Sulsel. “Kini ketersediaan listrik di Sulawesi Selatan sudah melimpah dengan hadirnya PLTB Sidrap, maka dari itu jangan ragu berinvestasi di Sulsel karena PLN siap menyediakan pasokan listrik yang handal," kata Syamsul Huda.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kebanggaannya atas proyek PLTB karena 70 persen proyek ini buatan anak bangsa.

"Diharapkan dengan adanya pembangunan PLTB ini dapat meningkatkan perekonomian di Sulsel, kedepannya perkembangan akan bergeser ke Indonesia Timur dari segala sektor dan kebutuhan utama mereka adalah listrik dan air. Mari kita bangun peradaban baru di Indonesia Timur," ujar Syahrul Yasin Limpo.

Kondisi kelistrikan PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar saat ini sangat berlimpah dengan daya mampu 1.250 MW dan beban puncak mencapai 1.050 MW.

Dengan demikian PLN masih memiliki cadangan daya tambah 200 MW yang dapat memasok ke pelanggan. Oleh karena itu PLN mengajak investor agar jangan ragu berinvestasi di Sulsel karena listrik surplus dan jaringan semakin andal. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help