TribunTimur/
Home »

Lutra

Petambak Ikan di Tamuku Luwu Utara Merugi, 700 Hektar Lahannya Terendam Banjir

Warga hanya bisa berdiam diri di rumah masing-masing, ratusan petambak dan petani terancam gagal panen.

Petambak Ikan di Tamuku Luwu Utara Merugi, 700 Hektar Lahannya Terendam Banjir
chalik mawardi/tribunlutra.com
Rumah warga Desa Tamuku, Kecamatan Bone-bone, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terendam banjir, Selasa (12/09/2017).

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, BONEBONE - Banjir menerjang Desa Tamuku, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (12/09/2017).

Aktivitas warga terganggu, puluhan rumah terendam, sekitar 700 hektar tambak ikan, 100 hektar sawah dan kebun kakao ikut terendam.

Akibatnya, warga hanya bisa berdiam diri di rumah masing-masing, ratusan petambak dan petani terancam gagal panen.

Kasubid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Luwu Utara Rahmat Ansari mengatakan, ketinggian air di Tamuku berfariasi.

Baca: Kerap Kebanjiran, Warga Tamuku Luwu Utara Minta Ini

"Mulai dari 50 centimeter sampai 1 meter," kata Rahmat dalam rilisnya kepada TribunLutra.com.

"Kondisi ini membuat warga setempat panik memikirkan tambak ikan dan udang yang hanyut," tuturnya menambahkan.

Menurut Rahmat, banjir disebabkan meluapnya air sungai setempat dan diperparah dengan pasangnya air laut.

"Sekarang ini kondisi warga hanya bisa bertahan di dalam rumah masing-masing," tuturnya.

BPBD akan segera meghitung kerugian akibat kejadian itu untuk disampaikan kepada BNPB di Jakarta.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help