Bawa Tenda dan Sleeping Bag, Orang Ini Nginap Depan Toko Apple Demi iPhone X

iPhone X sendiri kabarnya merupakan iPhone kategori baru yang mengusung sejumlah perubahan desain dan inovasi

Bawa Tenda dan Sleeping Bag, Orang Ini Nginap Depan Toko Apple Demi iPhone X
GSM Arena
ILUSTRASI: Serie iPhone 6

TRIBUN-TIMUR.XOM - iPhone X baru akan resmi meluncur Selasa (12/9/2017) siang waktu Amerika Serikat, atau rabu (13/9/2017) dini hari WIB. Itu pun belum dirilis alias mulai dijual di pasaran.

Tapi hal tersebut tak menghalangi sejumlah orang untuk mulai mengantre di depan toko Apple di kota Sydney, Australia, demi menjadi yang pertama membeli iPhone X.

“Kami punya tenda dan sleeping bag dan akan berjaga bergantian,” ujar Mazen Kourouche, salah satu orang yang mengantre di depan toko Apple, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari News.com.au, Selasa (12/9/2017).

Kourouche berencana menginap di depan Apple Store Sydney bersama rekannya.

iPhone X sendiri rencananya baru akan mulai dijual di Australia pada 22 September mendatang. Jadi, para pengantre awal ini kemungkinan harus menginap selama sepuluh hari.

Ada juga rumor yang mengatakan rilis iPhone X ditunda hingga Oktober mendatang, sehingga para peminat bisa jadi mesti menunggu lebih lama.

iPhone X sendiri kabarnya merupakan iPhone kategori baru yang mengusung sejumlah perubahan desain dan inovasi, termasuk layar AMOLED bezel less, teknologi pengenal wajah, dan kamera ganda.

Bersama dengan iPhone X yang khusus ditujukan sebagai penanda ulang tahun iPhone ke-10 atahun ini, Apple disinyalir akan turut meluncurkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus sebagai penerus iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

Selama ini peluncuran iPhone baru memang kerap mengundang antrean di toko Apple di beberapa lokasi. Apple terlah berupaya mengurangi antrean dengan mendorong peminat agar memesan online.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Belum Meluncur, iPhone X Sudah Ada yang Antre Sampai Menginap

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help