TribunTimur/

Realisasi Target PAD Hanya Capai 46 Persen, Begini Reaksi BPKD Bantaeng

Sumber PAD tersebut berasal dari retribusi jasa umum dan jasa usaha serta perizinan tertentu, IMB, Trayek, Izin Gangguan (HO) dan IUP.

Realisasi Target PAD Hanya Capai 46 Persen, Begini Reaksi BPKD Bantaeng
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Kabid Pendapatan BPKD Bantaeng, Armawansyah. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantaeng sebesar Rp 101,6 miliar untuk tahun 2017.

Hingga saat ini, baru 46 persen yang terealisasi.

Kabid Pendapatan BPKD Armawansyah menyebutkan, target tersebut yang terealisasi baru sebesar Rp 46,5 miliar.

"Namun kami tetap optimis bisa mencapai target tersebut," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Senin (11/9/2017).

Menurutnya, ada obyek pendapatan yang baru muncul saat triwulan ketiga, antara lain tambang galian C, sehingga pencapaian hingga saat ini belum maksimal.

Baca: Ini Syarat Resmi Bacabup Bantaeng Jalur Perseorangan

Pihaknya juga terus berupaya meningkatkan pendapatan dengan melakukan sosialisasi, intensifikasi dan eksentifikasi secara terpadu.

"Ked epan kita akan coba menghadirkan sistem dalam proses pemugutan, yakni bagaimana melakukan proses pemungutan seefektif mungkin," ucap Armawansyah.

Sumber PAD tersebut berasal dari retribusi jasa umum dan jasa usaha serta perizinan tertentu, IMB, Trayek, Izin Gangguan (HO) dan IUP.

Dari sisi pajak terdiri dari pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan dan BPHTB. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help