TribunTimur/
Home »

Wajo

Penghasilan Petani di Bentenglompoe Wajo Menurun Hingga 50 Persen

Ambo Enre mengatakan, kekurangan pupuk tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun di daerahnya.

Penghasilan Petani di Bentenglompoe Wajo Menurun Hingga 50 Persen
St Hamdana/tribunwajo.com
Area persawahan di Desa Bentenglompoe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo. 

TRIBUNWAJO.COM, SABBANG PARU - Ratusan petani di Desa Bentenglompoe, Kecamatan Sabbang Paru, Wajo, mengeluh tidak mendapatkan pupuk.

Ketua Kelompok Tani Desa Bentenglompoe, Ambo Enre, mengatakan akibat hal tersebut, 150 hektare sawah yang telah ditanami padi, tidak membuahkan hasil maksimal bahkan terancam gagal panen.

"Biasanya, dalam 1 hektare itu bisa menghasilkan 9-10 ton padi atau Rp 45 juta per panen. Tapi sejak tidak mendapatkan pupuk, 1 hektare hanya menghasilkan 5-6 ton saja atau hanya Rp 27 juta, menurun hingga 50 persen," ujar Ambo Enre kepada TribunWajo.com, Senin (11/9/2017).

Ambo Enre mengatakan, kekurangan pupuk tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun di daerahnya.

Dia menuding, pengecer pupuk yang ditunjuk untuk menyediakan pupuk di Desa Benteng Lompoe, tidak becus.

"Kita sudah bayar tapi pupuk belum tersedia. Pengecer pupuk ini yang nakal. Pemerintah kita tuntut pengawasannya, masa hal ini kita alami sudah tiga tahun tapi tidak ada penyelesaiannya, kita sudah berjuang hingga di DPRD Kabupten," terang Ambo Enre.

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help