TribunTimur/
Home »

Wajo

NGO Wajo Sebut Kenaikan Gaji DPRD Lukai Hati Rakyat

Masyarakat akan terluka melihat legislatifnya menikmati kemewahan di tengah kondisi mereka yang sangat memprihatinkan.

NGO Wajo Sebut Kenaikan Gaji DPRD Lukai Hati Rakyat
st hamdana/tribunwajo.com
Direktur NGO Bhakti Keadilan Wajo, Bakri Remmang. 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TANASITOLO - Wacana kenaikan gaji Anggota DPRD Wajo menjadi Rp 25 juta dianggap sangat melukai hati rakyat.

Hal tersebut diutarakan Direktur NGO Bhakti Keadilan Wajo, Bakri Remmang, kepada TribunWajo.com, Senin (11/9/2017).

Menurut Bakri, masyarakat akan terluka melihat legislatifnya menikmati kemewahan di tengah kondisi mereka yang sangat memprihatinkan.

"Kemiskinan di mana-mana, jalan rusak belum bisa diatasi. Masyarakat masih jauh dari kesejahteraan. Gaji sebanyak itu harusnya untuk program langsung ke masyarakat saja," tutur Bakri.

Baca: Penghasilan Petani di Bentenglompoe Wajo Menurun Hingga 50 Persen

Tingkat kepercayaan masyarakat kepada DPRD sangat rendah, apalagi masyarakat melihat banyak wakil rakyat yang tersandung kasus korupsi.

"Kinerja DPRD harus dievaluasi. Gaji sebanyak itu, apakah benar mereka bekerja maksimal untuk rakyat? Tentu masih tanda tanya, banyak yang acuh, banyak yang bekerja untuk kepentingan sendiri," ujar Bakri.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help