TribunTimur/

Dugaan Korupsi Dana Hibah Masjid Agung Palopo Masuk Babak Baru, Ini Kata Wasekjen PB HMI

Hal tersebut terbukti dengan dikirimkannya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan ke Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Dugaan Korupsi Dana Hibah Masjid Agung Palopo Masuk Babak Baru, Ini Kata Wasekjen PB HMI
whatsapp
Wasekjen PB HMI Pahmuddin Colik

TRIBUN-TIMUR.COM - Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah Pemerintah Kota Palopo kini memasuki babak baru setelah Penyidik Polda Sulsel meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan.

Hal tersebut terbukti dengan dikirimkannya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan ke Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Wasekjen PB HMI Pahmuddin Colik berharap Polda segera menyelesaikan kasus itu dan menyeret siapapun yang terlibat huntuk dimintai pertanggungjawaban tanpa pandang bulu.

"Langkah Polda Sulsel patut diapresiasi karena kasus tersebut telah lama bergulir dan cukup menjadi perhatian publik," kata Wasekjen PB HMI Pahmuddin Colik.

Apalagi setelah adanya laporan hasil pemeriksaan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan menemukan adanya dugaan kerugian negara terhadap penyaluran dana hibah oleh Pengurus Yayasan Masjid Agung Palopo kurang lebih Rp 5 Miliar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca: Dugaan Korupsi Dana Hibah Masjid Agung Palopo Sudah di Kejati Sulsel

"Publik tentu tetap menunggu langkah penyidik Polda untuk segera menetapkan tersangka. Sebab, jika suatu kasus telah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan berarti penyidik telah menemukan adanya tindak pidana sehingga sisa menunggu siapa tersangkanya," ucap Pahmuddin.(*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help