TribunTimur/

Jamaah Haji Asal Sidrap yang Meninggal di Mekah, Ternyata Punya Keinginan Seperti Ini

H Abdul Hamid sebelumnya sempat dirawat di salah satu balai kesehatan haji Indonesia, di Kota Mekah karena sakit.

Jamaah Haji Asal Sidrap yang Meninggal di Mekah, Ternyata Punya Keinginan Seperti Ini
amiruddin/tribunsidrap.com
Jamaah haji asal Kabupaten Sidrap saat tiba di Masjid Agung Sidrap, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (9/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Seorang jamaah haji asal Sidrap H Abdul Hamid (70) meninggal dunia di Tanah Suci Mekah, Arab Saudi.

H Abdul Hamid sebelumnya sempat dirawat di salah satu balai kesehatan haji Indonesia, di Kota Mekah karena sakit.

"Almarhum mengidap penyakit asma menurut dokter yang merawatnya, makanya sempat tertahan di Mekah. Namun ternyata, beliau berpulang ke Rahmatullah saat jamaah haji lainnya telah tiba di Sidrap," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Sidrap, H Abdul Gaffar, kepada TribunSidrap.com, Minggu (10/9/2017).

Sementara itu, cucu almarhum, Ahlan, mengatakan, satu jam sebelum dikabarkan meninggal, pihak keluarganya telah menerima kabar almarhum akan dipulangkan pada Senin (11/9/2017) besok.

"Pukul 22.00 Wita tadi malam, kami dapat kabar beliau sudah masuk list jamaah haji yang akan dipulangkan ke tanah air karena sudah sembuh. Namun tepat pukul 23.00 Wita, beliau meninggal dunia," tuturnya.

Selama ini, Abdul Hamid memang sangat berharap dapat meninggal di Tanah Suci dalam keadaan haji.

"Doa beliau diijabah oleh Allah SWT. Almarhum dipanggil saat berada di Tanah Suci Mekah untuk beribadah haji. Kami sekeluarga ikhlas dan mendoakan beliau agar diterima disisi-Nya," tutur Ahlan.

Almarhum berangkat ke Tanah Suci Mekah, bersama 255 jamaah haji asal Sidrap lainnya. Mereka merupakan rombongan Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Hasanuddin Makassar, bersama jamaah asal Kabupaten Tana Toraja dan Barru.(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help