BERITA FOTO

FOTO: Sanggar Siradjuddin Tampilkan Tarian Pepe - Pepe Baine

Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar

FOTO: Sanggar Siradjuddin Tampilkan Tarian Pepe - Pepe Baine
Sanovra JR/Tribun Timur
Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu. Tarian ini menampilkan para penari wanita yang membawa api atau obor sambil menari dan membakar dirinya. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR

Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu
Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu (Sanovra JR/Tribun Timur)
Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu
Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu (Sanovra JR/Tribun Timur)
Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu
Sejumlah penari yang tergabung dalam Sanggar Siradjuddin Gowa menampilkan tarian Pepe - Pepe Baine di Fort Roterdam, Makassar, Minggu (10/9). Pepe’ dalam bahasa Makassar artinya api, sedang Pepe’-pepe’ artinya bermain api dan Baine artinya wanita. Tari Pepe-pepe sangat dikenal dikalangan masyarakat Makassar karena sangat kental dengan kandungan dakwah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam pada masa lalu (Sanovra JR/Tribun Timur)
Penulis: Sanovra Jr
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help