TribunTimur/

Begini Cara Pemuda Bantaeng Hidupkan Literasi

Ide awal didirikannya lapak tersebut lantaran Pantai Seruni adalah salah satu tempat tujuan warga Bantaeng berakhir pekan.

Begini Cara Pemuda Bantaeng Hidupkan Literasi
handover
Lapak Bantaeng Ammaca (Baca) di sekitar Lapangan Pantai Seruni Bantaeng, Sulsel.

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pemuda Bantaeng, Baharuddin Dion punya cara tersendiri dalam menghidupkan literasi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dion mendirikan Lapak Bantaeng Ammaca (Baca) di sekitar Lapangan Pantai Seruni Bantaeng tiap Sabtu sore.

Ide awal didirikannya lapak tersebut lantaran Pantai Seruni adalah salah satu tempat tujuan warga Bantaeng berakhir pekan.

"Melihat potensinya dikunjungi setiap saat dan banyak anak-anak juga, dari situ lahirlah ide membuat lapak ini," ujarnya, Minggu (10/9/2017).

Lapak Bantaeng Ammaca (Baca) di sekitar Lapangan Pantai Seruni Bantaeng, Sulsel.
Lapak Bantaeng Ammaca (Baca) di sekitar Lapangan Pantai Seruni Bantaeng, Sulsel. (handover)

Kegiatan itu dilakukan dengan tujuan memperkenalkan literasi melalui minat baca dengan memanfaatan ruang terbuka. Ada ratusan buku bacaan yang tersedia.

Menurutnya, pemrakarsa awal dari Lapak Baca tersebut adalah Badrul, Sandra Wali, dan Ikhrana. Merekalah yang awalnya menamakan kegiatan itu Baca (Bantaeng Ammaca).

"Mereka adalah keluaran Forum Anak Butta Toa dan sekarang dikerjakan oleh adik-adik Forum anak Butta Toa bersama kami Teras Baca Lembang-lembang dan Boetta Ilmoe dalam hal ini Kak Sulhan Yusuf," tuturnya.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help