Segini Jumlah Pasukan Banser di Indonesia Saat Ini, Lebih Banyak dari TNI

Disampaikan Ketua umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas saat membuka secara resmi acara Konferensi Wilayah XIV GP Ansor Wilayah Sulsel.

Segini Jumlah Pasukan Banser di Indonesia Saat Ini, Lebih Banyak dari TNI
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Ketua umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas membuka secara resmi acara Konferensi Wilayah XIV GP Ansor Wilayah Sulsel di pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al Imam Ashim, Tammangapa Bangkal, Manggala, Makassar, Sabtu (9/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tahukah Anda, anggota di Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser NU di Indonesia, dua kali lipat lebih banyak dari prajurit TNI.

Hal tersebut diungkapkan Ketua umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas disaat membuka secara resmi acara Konferensi Wilayah XIV GP Ansor Wilayah Sulsel.

Pembukaan Konferensi itu digelar di pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Al Imam Ashim, Tammangapa Bangkal, Manggala, Makassar, Sabtu (9/9/2017).

"Kalau kita mau bicara soal TNI, jumlah kader banser di Indonesia itu jauh lebih banyak dari TNI," katanya saat menyapa Letkol Arhanud TNI Nur Subekhi.

Kasdim Tabes 1408/BS Makassar, Letkol Nur Subekhi yang hadir pada Konferensi Wilayah XIV GP Ansor Sulsel itu, wakili Pangdam Hasanuddin, Mayjen Agus SB.

Lanjut Yaqut, pasukan Banser seluruh Indonesia itu kurang lebih lima juta, sedangkan TNI itu sekitar 600 ribu.

"Jadi kalau mau tawur tangan kosong, memang kita (Ansor dan Banser) pak," ujar Yaqut yang bercanda usai menyapa perwakilan Kodam XIV Hasanuddin.

Yaqut menjelaskan, ia tidak bandingkan pasukan yang dimiliki NU dan pasukan TNI untuk berkelahi, tapi untuk latihan dari prajurit TNI ke pasukan Banser.

"Tawur tangan kosong menang kita, asalkan jangan pakai senjata, pastinya prajurit TNI menang. Ini untuk latihan dan olahraga," tambah Yaqut Cholil.

Usai menyapa dan bercanda ria dengan perwakilan dari Kodam XIV, Yaqut juga menyapa Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang dan tokoh lainnya. (*)
Attachments area

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved