TribunTimur/
Home »

Luwu

PPL Luwu-TNI AD Terapkan Cara Tanam Padi Modern di Bua, Ini Tujuannya

Dengan menggunakan alat ini petani dapat memanen lebih awal dan dapat dilakukan selama beberapa kali dalam satu tahun musim tanam.

PPL Luwu-TNI AD Terapkan Cara Tanam Padi Modern di Bua, Ini Tujuannya
desy arsyad/tribunluwu.com
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, bersama TNI Danramil Bua Ponrang, memperlihatkan cara kerja mesin tanam transplanter atau riceplanter kepada petani di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (08/09/2017). 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BUA - Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, bersama TNI Danramil Bua Ponrang, memperlihatkan sistem pertanian tanam padi modern dengan menggunakan mesin tanam transplanter atau riceplanter kepada petani di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (08/09/2017).

Kepala Bidang Penyuluh Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Nursalim, mengatakan dengan menggunakan alat ini petani dapat memanen lebih awal dan dapat dilakukan selama beberapa kali dalam satu tahun musim tanam. 

"Jika dibandingkan dalam satu hektare cara manual dengan jumlah tenaga kerja 25 orang bisa selesai dua hari, sedangkan dengan alat transplanter, satu orang selesai dalam satu hektare. Sehingga petani bisa panen tiga kali dalam satu tahun," tuturnya.

Cara kerja alat ini yakni bibit yang sudah berumur tujuh sampai 15 hari cukup dipasang di atas alat, lalu dijalankan dan akan tertanam dengan sendirinya.

Keunggulan alat ini adalah selain jarak tanam yang rapi, tanaman juga dapat menyerap unsur hara dan menerima sinar matahari secara merata.

Nursalim menambahkan, jika hasil panen dengan menggunakan teknologi ini dapat memproduksi di atas tujuh ton perhektare, yang selama ini petani Luwu hanya mendapat di bawah tujuh ton dengan cara manual.

Hanya saja, alat ini menggunakan lebih banyak bibit padi dalam satu hectare dibanding tanam manual.

Mesin transplanter ini akan dipinjamkan ke petani yang membutuhkan melalui kelompok untuk melakukan penanaman yang diatur oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Nantinya akan dibagikan ke petani untuk peningkatan hasil pertanian.

Disamping itu, Danramil Bua Ponrang (Bupon) Kabupaten Luwu, Letnan Satu Infanteri Agus Purwono, berharap kehadiran TNI di lokasi pertanian warga bisa membantu Dinas Pertanian dalam menyukseskan program rencana ketahanan pangan.(*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help