TribunTimur/
Home »

Luwu

KPU Luwu Temui Ketua Penyandang Disabilitas, Ini yang Dibicarakan

Sesuai tagline KPU melayani, dan begitupun dengan petunjuk KPU RI bahwa penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama

KPU Luwu Temui Ketua Penyandang Disabilitas, Ini yang Dibicarakan
desy/tribunluwu.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu bersilaturahmi dengan pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Haidir, yang juga merupakan pimpinan pondok pesantren Babussa'adah Bajo, di Jl Pendidikan, Kelurahan Bajo, Kecamatan Bajo, Luwu, Sulsel, Jumat (8/9/2017). 

TRIBUNLUWU.COM, BAJO - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Luwu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu bersilaturahmi dengan pengurus penyandang disabilitas dan mensosialisasikan berbagai akses kemudahan penyelenggaraan pemilu bagi penyandang disabilitas.

Sejumlah anggota KPU Luwu, antara lain Adly Aqsha, Zulkifli, Istantia dan Staf KPU Luwu Budi Haryono dan Hartono, mengunjungi pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Haidir, yang juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Babussa'adah Bajo, di Jl Pendidikan, Kelurahan Bajo, Kecamatan Bajo, Luwu, Sulsel, Jumat (8/9/2017).

Sesuai tagline KPU melayani, dan begitupun dengan petunjuk KPU RI bahwa penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama dengan pemilih yang lainnya.

KPU Luwu sebagai penyelenggara teknis pada pilkada di tingkat Kabupaten, serta amanah undang-undang nomor 8 Tahun 2016 tentang disabilitas yang berkesesuaian dengan aturan perundang-undangan tentang kepemiluan yaitu Pemilu aksesibilitas.

Terkait hal ini Kordinator Divisi Program Data Dan Perencanaan, Zulkifli, mengatakan akan melakukan proses pemetaan bagi penyandang disabilitas.

"Terkait dengan pemetaan dan pendataan, memang penting untuk mengetahui seberapa besar jumlah penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Luwu," ucapnya.

Kedatangan KPU Luwu di pengurus PPDI untuk melakukan sharing data, namun menurut pengurus PPDI Haidir, mengakui jika data penyandang disabilitas belum lengkap.

"Memang kami belum mempunyai data riil yang lengkap tentang besaran jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Luwu, tetapi sebagian sudah ada yang sudah melakukan proses registrasi keanggotaan," terang Haidir, sambil memberikan arsip yang didata secara manual.

Pihak KPU Luwu akan melakukan pemindahan data PPDI dari data manual ke data digital, untuk dijadikan data pegangan atau data base di KPU Luwu.

"Kami akan melakukan rekap keanggotaan sekaligus permintaan nomor pengurus ditingkat kecamatan. Nantinya setiap kecamatan inilah yang akan kita datangi untuk melakukan pemetaan sekaligus pendataan keanggotaan guna membantu proses administrasi keanggotaan PPDI Kabupaten Luwu," jelas Adly Aqsha.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help