TribunTimur/

Motor Ditarik, Puluhan Warga Lompodepa Jeneponto Ini 'Kepung' Adira

Itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penarikan satu unit sepeda motor Yamaha V-Ixion dengan nopol DD 3791 OB

Motor Ditarik, Puluhan Warga Lompodepa Jeneponto Ini 'Kepung' Adira
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Puluhan warga Kampung Lompodepa, Desa Lebang Manai Utara, Kecamatan Rumbia, Jenepotonto mendatangi Kantor Adira Bantaeng, Kamis (7/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Puluhan warga Kampung Lompodepa, Desa Lebang Manai Utara, Kecamatan Rumbia, Jenepotonto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendatangi kantor Adira Bantaeng, Kamis (7/9/2017).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penarikan satu unit sepeda motor Yamaha V-Ixion dengan nopol DD 3791 OB yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan itu.

Salah satu warga yang ikut dalam rombongan itu, Dg Nuju mengaku datang untuk mengambil paksa motor tersebut. "Itu motor sudah lunas. Kenapa ditarik," ujarnya saat ditemui TribunBantaeng.com.

Sementatara dari informasi yang dihimpun, pihak Adira mengakui bahwa sepeda motor tersebut telah digadaikan.

Namun pemilik mengaku bahwa buku BPKB beserta STNK motor tersebut dicuri pada 2015 bersama tiga motor lainnya. Kasus pencurian itupun telah terlapor di Polsek Kelara, Jeneponto.

Namun pihak Adira meyakini kalau motor tersebut telah dijaminkan oleh pria bernama Safri dan telah dilakukan cek fisik pada rangka dan nomor mesinnya sebelum dana dicairkan.

"Motor tersebut digadaikan dengan kredit 36 bulan namun hanya dibayar selama delapan bulan. Terakhir dia bayar Mei 2017," kata Pimpinan Marketing Adira Bantaeng, Lukman.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help