TribunTimur/

Cerita Pilu H Colleng, Saksikan Istri Hembuskan Nafas Terakhir di Pesawat Usai Berhaji

Meski cepat mendapat pertolongan dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), nyawa Nurhayati tak terselamatkan.

Cerita Pilu H Colleng, Saksikan Istri Hembuskan Nafas Terakhir di Pesawat Usai Berhaji
INTERNET
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Di tengah rasa bahagianya usai menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah, H Colleng tiba-tiba diselimuti duka yang sangat dalam.

Saat dalam perjalanan kembali dari Mekkah ke Makassar, istrinya Nurhayati Duri Mamma diserang demam tinggi.

Meski cepat mendapat pertolongan dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), nyawa Nurhayati tak terselamatkan.

Ia pun harus menyaksisan istri tercinta menghembuskan nafas terakhirnya dengan mata kepalanya sendiri.

Ia mengaku tak menyangka istrinya akan dipanggil Allah SWT usai menunaikan ibadah haji bersama.

"Saya tidak tahu kenapa bisa seperti ini, ibu tiga hari sebelum mau pulang ke Makassar pernah mengeluh kedinginan," katanya dengan mata yang memerah memendam kesedihan.

Di atas pesawat, H Colleng terus berada di samping istrinya. Meski sudah tak bernyawa lagi, ia selalu meratapi dan mengemas istrinya yang terbaring di kursi atas pesawat boeing 737.

H Colleng dan istrinya berasal dari Pulau Sarappo Caddi, Kabupaten Pangkep. Ia mendaftar haji di Kantor Kementerian Agama di Makassar.

Jenazah Hj Nurhayati langsung dilarikan ke kediaman pribadi tanpa di bawa kembali ke Asrama Haji seperti jamaah Debarkasi Makassar lainnya.

Penulis: Saldy
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help