BRI Gandeng Kejaksaan Tingkatkan Penyelamatan Aset Perbankan

Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber Dr. Jan S Maringka (Kajati Sulsel), Dr Manumpak Pane (Kajati Maluku) dan Masnaeny Jabir (Wakajati Sult

BRI Gandeng Kejaksaan Tingkatkan Penyelamatan Aset Perbankan
Handover
Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggandeng Kejaksaan Tinggi Sulsel, Sultra dan Kejati Maluku untuk membangun sinergi dalam rangka meningkatkan penyelamatan aset Perbankan. Sinergi ini dibangun ditandai dengan acara In house training optimalisasi peran kejaksaan sebagai pengacara negara dalam penyelamatan aset negara di Grand Clarion Hotel Makassar, Rabu (6/9/2017). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggandeng Kejaksaan Tinggi Sulsel, Sultra dan Kejati Maluku untuk membangun sinergi dalam rangka meningkatkan penyelamatan aset perbankan.

Sinergi ini dibangun ditandai dengan acara In house training optimalisasi peran kejaksaan sebagai pengacara negara dalam penyelamatan aset negara di Grand Clarion Hotel Makassar, Rabu (6/9/2017).

Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber Dr. Jan S Maringka (Kajati Sulsel), Dr Manumpak Pane (Kajati Maluku) dan Masnaeny Jabir (Wakajati Sultra).

Acara itu hadir Pimpinan dan Pejabat BRI wilayah dan cabang di Sulselbar, Sultra dan Maluku, kalangan perbankan serta para Jaksa Pengacara Negara Kejati Sulsel, Sultra dan Maluku.

Kajati Sulsel, Jan S Maringka menyampaikan bahwa peranan jaksa sebagai pengacara negara saat ini mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Itu ditunjukkan dari peningkatan kerja sama bidang Datun antara Kejati Sulsel dengan Instansi Pemerintah/BUMN/BUMD.

"Dalam semester I Tahun 2017 telah mencapai 31 MoU dengan jumlah penyelamatan keuangan negara mencapai Rp 113 Miliar," kata Kajati melalui pesan rilisnya.

MOU itu disebutkan membuktikan bahwa penegakan hukum bukanlah sebuah industri, sehingga penyelamatan keuangan negara tidak lagi semata-mata mengandalkan fungsi penindakan.

Tetapi, peranan Jaksa Pengacara Negara dan Program TP4 (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan) sebagai strategi yang utuh dari pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan.

Jan menambahkan bahwa dengan berbagai instrumen di bidang keperdataan yang diberikan oleh UU kepada Kejaksaan termasuk dalam kepailitan dan pembubaran perseroan terbatas.

Menjadikan fungsi Datun Kejaksaan sebagai pilihan strategis di bidang penyelesaian permasalahan2 keperdataan yg dapat dimanfaatkan oleh kalangan Perbankan.

Penyelenggaraan In house training ini merupakan implementasi dari MoU kerja sama yang ditandatangani oleh para Pimpinan wilayah BRI dgn para Kepala Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia pada tanggal 31 Mei 2017.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help