Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pacaran dengan Pria Tampan di FB, 2 Gadis Maros Tertipu Hingga Rp 40 Juta

RS melanjutkan, ibunya seperti terhipnotis dan selalu mengirimkan uang jika Bayu menelponnya. Padahal uang yang dikirim untuk digunakan bayar kredit

Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
ANSAR
Seorang warga Maros, RS memerlihatkan foto pacarnya, Bayu dan bukti beberapa kali transfer di warkop 89 jalan Pettarani, Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Waspada kenalan dengan seorang pria melalui media sosial Facebook. Pasalnya, di Maros Sulawesi Selatan, sudah dua gadis yang tertipu oleh pacar facebooknya yang belum pernah ditemuinya.

RS dan FT mengaku pacaran dengan seorang pria yang mengaku berpangkat Bripka dan bertugas sebagai anggota Brimob di Palembang yang ia kenal dari Facebook.

RS menjelaskan, pria yang ia kenal dengan akun Bayu Saputra bernama David CS memiliki akun facebook, Bayu Saputra. Ia berkenalan setahun lalu. Namun baru empat bulan menjalin hubungan asmara melalui facebook.

Saat pacaran, Bayu beberapa kali meminta uang kepada RS dengan alasan akan ke Maros untuk melamar. Jika RS tidak mau mengirimkannya uang, Bayu menelepon orangtua korban, MH.

MH juga senang ada seorang Brimob yang ingin melamar putrinya. Hal tersebut membuatnya mengirim uang supaya Bayu segera tiba di Maros.

"Sudah satu tahun saya kenal di FB, tapi baru empat bulan pacaran. Dia baru mulai meminta uang Agustus lalu dengan alasan mau ke Maros untuk melamar," kata RS, Minggu (3/9/2017).

RS melanjutkan, ibunya seperti terhipnotis dan selalu mengirimkan uang jika Bayu menelponnya. Padahal uang yang dikirim untuk digunakan bayar kredit motor.

Setelah mengirim uang lebih Rp 4 juta dengan beberapa kali transfer, namun Bayu tidak kunjung sampai, RS akhirnya melaporkan oknum tersebut ke Polres Maros.

Namun dia diarahkan ke Polda Sulsel karena yang dilaporkannya mengaku sebagai anggota Brimob. Dalam foto profil facebook Bayu, pelaku mengenakan pakaian laiknya seorang Brimob.

"Saya akrab dengan Bayu empat bulan lalu. Saat itu dia menginbox adik saya lalu mengaku sebagai pacarku. Dia lalu meminta nomorku, adik langsung memberikannya," ujarnya.

Saat itu, komunikasi RS dan Bayu semakin lancar dan memutuskan untuk pacaran. Bayu akhirnya berhasil mengetahui dan kenalan dengan keluarga RS melalui ponsel.

Setelah akrab, Bayu menjalankan aksinya. Awalnya, korban dimintai Rp 1 juta oleh pelaku, dengan alasan untuk bayar administarasi cuti.

Setelah itu, pelaku meminta lagi Rp 800, lalu Rp 1,6 juta, Rp 1 juta, Rp 600 ribu, Rp 200 ribu, dan Rp 300 ribu. Uang tersebut diminta oleh Bayu untuk biaya ke Maros.

"Setelah dikirimkan uang oleh ibu, Bayu mengaku sudah berangkat ke Bogor untuk pamit sama orangtuanya. Di tengah perjalanan, Bayu meminta lagi uang Rp 800 ribu dengan alasan menabrak," ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved